SuaraKaltim.id - Pelantikan Prabowo Subianto sebagai Presiden Indonesia yang baru, menandakan berakhirnya masa kepemimpinan Joko Widodo (Jokowi) sebagai pemimpin negeri ini. Hal itu ternyata menjadi sorotan Akademisi Cross Culture Ali Syarief.
Di akun X-nya, @alisyarief, ia menuliskan cuitan soal lengsernya Jokowi. Ia diduga menyindir perasaan Jokowi jatuh karena sudah tidak memimpin Indonesia lagi.
"Formalnya lengser, tapi perasaannya sepertinya, jatuh. Biasanya setelah itu post power syndrome," tulisnya, dikutip Minggu (20/10/2024).
Bukan cuma itu, Ali Syarief mengatakan, untuk terus mendapatkan pengakuan, Jokowi nanti akan sering berkunjung ke Ibu Kota Nusantara (IKN).
"Pengakuannya, setelah lengser, Ia (Jokowi) akan sering ke IKN..," lanjutnya.
Tanggapan warganet
Warganet yang melihat cuitan Ali Syarief tersebut lantas ramai memberikan tanggapan. Ada yang memberikan sindiran soal IKN yang kini dianggap sebagai tempat darmawisata.
"Kapasitas apa ke IKN ? Darmawisata ?," tanya @ke_gem*****.
"Siklus kekuasaan," ucap @neutr*****.
Baca Juga: Sindir Kunjungan Jokowi ke IKN, Ali Syarief Minta Presiden Berterima Kasih kepada Guru
"Sejatinya dia tdk lengser.. Selama anaknya jd wapres maka ia akan cawe2 dibalik layar," terang @kejor*****.
"Pngen dan mrs msh berkuasa ..," tambah @nusan*****.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Pemprov Kaltim Rincikan Anggaran Renovasi Rumah Dinas Gubernur Rp25 Miliar
-
Wali Kota Samarinda Tolak Penghapusan Iuran BPJS, Begini Jawaban Pemprov Kaltim
-
Kabar Bantuan Iuran BPJS Warga Samarinda Dihentikan, Pemprov Kaltim Klarifikasi
-
Tolak Kebijakan Pemprov Kaltim soal Iuran JKN, Wali Kota Samarinda: Tidak Adil!
-
Penetapan Tersangka Dipertanyakan, Kasus Muara Kate Diduga Ada 'Kambing Hitam'