SuaraKaltim.id - Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) secara rutin memberikan santunan sosial kepada keluarga veteran sebagai bentuk penghargaan atas jasa dan pengorbanan mereka dalam memperjuangkan kedaulatan Indonesia.
Kepala Dinsos Kaltim Andi Muhammad Ishak di Samarinda mengatakan, pemberian santunan ini merupakan wujud nyata dari komitmen pemerintah dalam memperhatikan kesejahteraan para veteran dan keluarganya.
"Perjuangan para pahlawan tidak berhenti pada merebut kemerdekaan, namun juga bagaimana kita mengisi kemerdekaan ini dengan membangun bangsa," ujarnya, disadur dari ANTARA, Senin (11/11/2024).
Andi menjelaskan, makna Hari Pahlawan dalam perspektif sosial adalah bagaimana menjadi pahlawan pembangunan dengan memberdayakan ekonomi masyarakat, khususnya masyarakat miskin.
"Melalui program-program pemberdayaan ekonomi, kami berharap masyarakat miskin dapat mandiri dan menjadi pahlawan bagi keluarganya," tambahnya.
Ia menekankan pentingnya meneladani semangat kepahlawanan dalam setiap aspek kehidupan, termasuk dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Lebih lanjut, Andi merinci bentuk santunan yang diberikan kepada veteran dan keluarganya.
"Kami memberikan bantuan sosial individu kepada setiap veteran setiap tahunnya. Tahun ini, nilainya sekitar Rp 3 juta per orang," jelasnya.
Selain itu, Dinas Sosial Kaltim juga memberikan santunan kepada janda veteran sebesar Rp 2,5 juta per orang, dengan tercatat ada 159 veteran dan 269 janda veteran yang menerima santunan tersebut.
Baca Juga: Akmal Malik Dorong Pemerintah Daerah Dukung Produk UMKM Berau ke Pasar Nasional
Di Kaltim, para veteran tergabung dalam Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI), terdiri atas sejumlah pejuang pada masa perjuangan kemerdekaan hingga operasi militer seperti Trikora, Dwikora, dan Seroja.
Ia menambahkan, pihaknya terus berupaya mencari skema jaminan dan kesejahteraan lain yang dapat diberikan kepada para veteran sebagai wujud penghargaan atas jasa-jasa mereka. Dinsos Kaltim juga memberikan perhatian khusus pada pendidikan anak-anak veteran.
"Kami telah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan setempat untuk memastikan anak-anak veteran mendapatkan akses pendidikan yang layak," sebutnya.
Ia berharap, melalui jalur beasiswa dan afirmasi pendidikan lainnya, anak-anak veteran dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
"Mudah-mudahan dengan berbagai upaya ini kita dapat memberikan penghargaan yang layak kepada para veteran dan keluarganya," pungkas Andi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- Sepeda Gunung Apa yang Bagus dan Murah? Ini 7 Rekomendasi Terbaik untuk Pemula
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Rumah Sakit Baru di Samarinda Ini Siapkan Teknologi Baca DNA
-
BRI Dukung Penempatan Dana SAL, Perkuat Likuiditas dan Kredit Produktif
-
UNU Kaltim Bangun Kampus Berdampak Lewat Penguatan Publikasi Ilmiah
-
Bangunan Miring dan Plafon Pernah Runtuh, SDN 002 Anggana Butuh Perhatian Pemerintah
-
ASN di Samarinda Tewas Dalam Kamar Kosnya, Sempat Mengeluh Telepon Istri