SuaraKaltim.id - Tim pemenangan pasangan calon (paslon) nomor urut 02, Rudy Mas’ud-Seno Aji mengklaim, telah memenangkan suara di 8 kabupaten/kota pada pemilihan gubernur (Pilgub) Kalimantan Timur (Kaltim) 2024.
Berdasarkan hasil perhitungan internal, Kutai Kartanegara menjadi daerah dengan perolehan suara tertinggi, yakni sebanyak 214.374 suara.
Klaim tersebut disampaikan dalam konferensi pers yang digelar di Samarinda pada Sabtu (30/11/2024). Juru Bicara Tim Pemenangan Rudy-Seno, Sudarno, memaparkan hasil sementara yang dihimpun melalui SIREKAP dan real count internal.
Dari data tersebut, Rudy-Seno memperoleh 997.344 suara atau 55,7 persen, sedangkan pasangan Isran Noor-Hadi Mulyadi meraih 793.332 suara atau 44,3 persen.
“Ini bukan pengumuman kemenangan, melainkan laporan perhitungan suara sementara. Hasil ini menunjukkan selisih 11,4 persen antara kedua pasangan calon,” ujar Sudarno, disadur dari kaltimtoday.co--Jaringan Suara.com, Minggu (01/12/2024).
Meskipun optimistis, Sudarno menegaskan tim Rudy-Seno tetap menunggu pengumuman resmi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU). Berdasarkan real count internal, Rudy-Seno unggul di 8 kabupaten/kota, kecuali di Mahakam Ulu (Mahulu) dan Samarinda.
Tetap Mengawal Proses Secara Berjenjang
Wakil Sekretaris Tim Pemenangan Rudy-Seno, Tommy Pusriadi, menambahkan bahwa hasil internal ini bukan bentuk arogansi, melainkan upaya transparansi untuk memberikan informasi kepada masyarakat.
“Ini adalah informasi bahwa perhitungan internal kami telah mencapai 100 persen, dan hasilnya dipaparkan untuk memberikan gambaran kepada masyarakat luas di Kaltim,” jelas Tommy.
Baca Juga: Proyek IKN Dorong Investasi Kaltim Capai Rp 55,82 Triliun Hingga Triwulan III
Namun demikian, Tommy menegaskan bahwa tim Rudy-Seno akan terus mengawal proses perhitungan suara secara berjenjang hingga pengumuman resmi dari KPU. Ia juga memastikan bahwa konferensi pers ini tidak dimaksudkan untuk menciptakan suasana yang tidak kondusif.
“Kami hanya ingin memberikan informasi yang akurat dan transparan. Tidak ada maksud lain, selain menjaga kebaikan bersama dan kondusivitas di Kaltim,” tuturnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Jadwal Imsakiyah Ramadan di Samarinda, Rabu 25 Februari 2026
-
Jadwal Buka Puasa Samarinda dan Sekitarnya, Selasa 24 Februari 2026
-
Bos Tambang Batu Bara di Kaltim Ditahan, Disebut Rugikan Negara Rp500 Miliar
-
Jadwal Imsakiyah Ramadan di Samarinda, Selasa 24 Februari 2026
-
Jadwal Buka Puasa Ramadan di Samarinda, Senin 23 Februari 2026