SuaraKaltim.id - Ketua DPRD Kutai Kartanegara (Kukar) periode 2024-2029, Junaidi, S.Sos., M.Si., dikabarkan meninggal dunia usai bermain bulutangkis, Senin (02/12/2024). Meninggalnya Junaidi terjadi di Rumah Sakit AM Parikesit Tenggarong, pukul 22.00 WITA.
Kabar meninggalnya beredar di aplikasi pesan instan. Informasi yang beredar mengatakan Junaidi meninggal setelah bermain bulutangkis di lapangan belakang Kantor DPRD Kukar.
“Innalilahi wa inna ilaihi rojiun, telah berpulang ke rahmatullah, Ketua DPRD Kab Kutai Kartaneegara, Junaidi, S.Sos., M.Si, malam ini pukul 22.00 wita di rumah sakit AM Parikesit,” demikian salah satu pesan duka yang beredar, dikutip di hari yang sama
Untuk diketahui, sosok Junaidi ialah seorang politisi dari PDI-P. Junaidi lahir di Muara Siran pada 11 Januari 1983.
Junaidi merupakan wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) I. Ia juga menempuh pendidikan hingga jenjang S-2.
Sosok pria dengan zodiak Capricorn ini dikenal sebagai tokoh muda berprestasi dan aktif di berbagai organisasi, seperti:
- Anggota BEM Fisipol Universitas Kutai Kartanegara (Unikarta),
- Ketua PC PMII Kukar,
- Wakil Koordinator LSM BOM,
- Ketua AMPG Kukar,
- Ketua DPD KNPI Kukar.
Semasa hidup, Junaidi dikenal dekat dengan masyarakat Kukar. Junaidi seringkali terjun langsung dalam berbagai aktivitas masyarakat. Junaidi aktif mendorong berbagai kebijakan yang memihak kepada rakyat Kukar.
Kuat dugaan Junaidi mengalami serangan jantung saat bermain bulutangkis, namun hingga berita ini diterbitkan belum ada keterangan resmi soal penyebab pasti wafatnya Junaidi.
Baca Juga: Krisis Air Bersih di Kenyamukan, Ketua DPRD Kutim: Kondisi Dermaga Sekarang Tidak Ideal
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Pemprov Kaltim Rincikan Anggaran Renovasi Rumah Dinas Gubernur Rp25 Miliar
-
Wali Kota Samarinda Tolak Penghapusan Iuran BPJS, Begini Jawaban Pemprov Kaltim
-
Kabar Bantuan Iuran BPJS Warga Samarinda Dihentikan, Pemprov Kaltim Klarifikasi
-
Tolak Kebijakan Pemprov Kaltim soal Iuran JKN, Wali Kota Samarinda: Tidak Adil!
-
Penetapan Tersangka Dipertanyakan, Kasus Muara Kate Diduga Ada 'Kambing Hitam'