SuaraKaltim.id - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang mengusulkan anggaran sekitar Rp 10 miliar untuk menyempurnakan bangunan replika Istana Kerajaan Kutai pada APBD 2025 mendatang.
Penyempurnaan nantinya akan menyasar bagian dalam ruangan. Di mana, semua hiasan gedung akan diisi sama persis seperti bagian dalam yang berada dalam istana.
Dimulai dari kursi kerajaan, meja, tempat tidur, hingga peralatan budaya lainnya. Anggarannya besar karena mengingat bahan kelengkapan yang akan digunakan harus sama persis seperti aslinya.
"Kalau bangunan sudah selesai. Tinggal tahun depan akan isi meubeler. Seperti replika istana. Kami masih cari desainnya," ucap Bambang, disadur dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, Kamis (05/12/2024).
Anggaran jumbo itu masih bisa berubah. Karena harus disetujui terlebih dahulu. Setelah di setujui dan gedung benar-benar dinyatakan sempurna baru nantinya akan dibuka secara umum.
Saat ini meski proyek bernilai Rp 12 miliar masih on progres. Karena kontraktor masih memiliki waktu hingga Kamis (19/12/2024) mendatang untuk menyelesaikan pengerjaan.
"Kami buka sekarang karena ada gelaran Erau. Nanti kalau semua sudah rampung baru Kan dibuka umum. Untuk meningkatkan pariwisata kebudayaan," sambungnya.
Untuk diketahui Replika Istana kerajaan Kutai diresmikan langsung oleh Wali Kota Bontang Basri Rase disaksikan langsung Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura XXI, Adji Muhammad Arifin pada Senin (02/12/2024).
Baca Juga: Munawwar Sebut Anggaran Rp 162 Miliar untuk Bimtek Pemborosan: Banyak Prioritas Terabaikan
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
BRI Sepakat Tebar Dividen Rp52,1 Triliun, Cek Jadwal Detail dan Pembagiannya
-
Perkuat Ekosistem Digital, BRI Hadirkan Fitur Tebus Gadai di BRImo
-
Polemik Iuran BPJS Memanas, Wali Kota Samarinda Tantang Tim Ahli Gubernur Kaltim
-
Pemprov Kaltim Rincikan Anggaran Renovasi Rumah Dinas Gubernur Rp25 Miliar
-
Wali Kota Samarinda Tolak Penghapusan Iuran BPJS, Begini Jawaban Pemprov Kaltim