Kemudian, teknologi informasi dan komunikasi dapat dimanfaatkan untuk memperluas akses pasar dan informasi bagi masyarakat di wilayah 3T, dan yang menjadi hal yang ditunggu adalah pengentasan blankspot agar semua wilayah tersentuh jaringan internet.
Pemerintah, swasta, dan masyarakat perlu berkolaborasi untuk menciptakan program-program yang berkelanjutan dan tepat sasaran.
Purwadi menekankan bahwa pemerataan ekonomi merupakan kunci untuk mewujudkan keadilan sosial dan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia.
"Pemerataan ekonomi bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh elemen masyarakat. Dengan kolaborasi dan komitmen yang kuat, kita dapat mewujudkan Kaltim yang lebih adil dan sejahtera," paparnya.
Pemerintah daerah dituntut untuk bekerja keras mewujudkan pemerataan pembangunan. Masyarakat pun menantikan realisasi janji-janji politik yang telah digaungkan selama masa kampanye.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Anak Meninggal, Ambulans Bayar: Cerita Sedih Ibu di Samarinda yang Dilanda Kesulitan Ekonomi
-
Nestapa Siswa SMK di Samarinda, Meninggal Akibat Sepatu Sempit karena Tak Mampu Beli
-
Pembantaian Satu Keluarga di Perbatasan Kaltim-Kalteng, 5 Orang Tewas Mengenaskan
-
Kemendagri Kasih Paham Rudy Mas'ud, Sentil Penggunaan Anggaran Kaltim
-
Setahun Cuma Setor Rp500 Juta, DPRD Samarinda Pertanyakan Bagi Hasil Varia Niaga