SuaraKaltim.id - Warga terdampak pembangunan jalan tol Ibu Kota Nusantara (IKN) menerima penggantian nilai tanah dan tanam tumbuh. Kegiatan itu berlangsung pada Kamis (19/12/2024) kemarin.
Kepala Adat Pemaluan, Sepaku, Penajam Paser Utara (PPU) Jubaen menyampaikan ucapan terima kasihnya atas pemberian penggantian nilai tersebut. Hal itu ia sampaikan di hari yang sama.
"Kami ucapkan terima kasih diberikan penggantian nilai lahan dan tanam tumbuh milik warga yang kena pembangunan jalan tol. Warga yang hadir terkena dampak pembangunan jalan tol Segmen 6A dan 6B Kota Nusantara," ucapnya dikutip dari ANTARA, Jumat (20/12/2024).
Jubaen sendiri juga penerima penggantian tersebut. Ia melanjutkan, seluruh warga berharap pembangunan IKN memberikan manfaat luas bagi masyarakat. Ia ingin, pembangunan IKN bisa terealisasikan dengan baik.
Proses penyediaan lahan pembangunan Kota Nusantara, termasuk lahan aset dalam penguasaan (ADP) Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), yang dikuasai warga salah satu langkah penting percepatan pembangunan ibu kota baru Indonesia menjadi pusat pemerintahan dan ekonomi.yang modern dan inklusif.
Saat ini, kata Deputi Bidang Perencanaan dan Pertanahan OIKN Mia Amalia, masuk tahapan pemberian penggantian nilai lahan dan tanam tumbuh untuk proyek pembangunan jalan bebas hambatan Segmen 6A dan 6B.
Pelaksanaan penanganan permasalahan penguasaan tanah (P3T) ADP OIKN sesuai Peraturan Presiden (Perpes) Nomor 75 Tahun 2024 tentang Percepatan Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).
"Penyediaan lahan itu mulai dari pemetaan, verifikasi lapangan, penilaian tanah sampai pemberian penggantian kepada warga terdampak," jelas dia yang juga selaku Sekretaris Tim Terpadu P3T ADP OIKN.
Katanya, OIKN memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam proses penyediaan lahan pembangunan Kota Nusantara, sehingga semua proses berjalan lancar tanpa ada kendala.
Baca Juga: Musim Hujan Normal, Tapi Berisiko: BMKG Samarinda Imbau Warga Tetap Siaga
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
BRI Buka Penawaran ORI030, Investasi ORI Aman dengan Kupon Bulanan
-
BRI Peduli Percepat UMKM Perempuan Bogor Tembus Pasar Lewat Olahan Buah Pala
-
Suara.com Audiensi dengan KPID Kaltim, Bahas Masa Depan Industri Media
-
BRI Tekan Cost of Fund ke 2,33 Persen, Profitabilitas Makin Kokoh Berkat Penguatan CASA
-
Kantor Dinas Pendidikan Kutai Kartanegara Digeledah Terkait Korupsi Insentif Guru