SuaraKaltim.id - Program makanan bergizi gratis (MBG) di SDN 004 Samarinda Utara disambut baik oleh banyak pihak. Namun, program ini juga berdampak pada pedagang kantin sekolah.
Pendapatan pedagang kantin menurun drastis sejak program ini dimulai. Anak-anak lebih memilih makanan gratis dibanding membeli di kantin, sehingga penjualan menurun hampir separuh.
Pendapatan pedagang kantin menurun sejak program ini dimulai. Anak-anak lebih memilih makanan gratis dibanding membeli di kantin, sehingga penjualan menurun hampir separuh.
“Namanya program kan ada plus minusnya. Tapi memang berdampak, anak-anak jadi jarang jajan,” kata M, inisial salah seorang pedagang kantin, disadur dari kaltimtoday.co--Jaringan dari Suara.com, Minggu (26/01/2025).
Selain pendapatan yang menurun, pedagang menghadapi tantangan lain, seperti aturan sertifikasi halal untuk kantin yang mulai disosialisasikan.
Meski begitu, M tetap berpikir positif. Ia percaya setiap usaha memiliki rezekinya masing-masing, meskipun situasi saat ini berat.
“Saya senang anak-anak dapat makan gratis, itu bagus. Tapi ya, jualan tetap berjalan walau pendapatan berkurang,” pungkasnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
Terkini
-
Ribuan Warga Tertipu Ajang Lari Samarinda Half Marathon
-
BRI Dorong PMI Naik Kelas, Fokus Kembangkan Usaha Produktif di Daerah
-
Perkuat Intermediasi Perbankan, BRI Optimalkan Dana SAL bagi Pertumbuhan Ekonomi Nasional
-
Haraku Ramen Samarinda Resmi Dibuka, Halal Mulai Rp25 Ribu
-
Dana Ilegal Tidak Mengalir ke Perbankan, Kejati Sebut Kerugian Negara Rp1,4 Triliun Dikembalikan