SuaraKaltim.id - Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran menjadi momen masyarakat Indonesia khususnya umat muslim berbagi kebahagiaan. Tradisi kebanyakan masyarakat yaitu memberikan hadiah berupa uang tunai dengan kondisi baru. Sehingga setiap tahunnya Bank Indonesia (BI) menyediakan layanan penukaran uang kartal.
Tahun ini Kantor Perwakilan wilayah (KPw) BI Balikpapan memproyeksikan kebutuhan uang kartal mencapai Rp 1,99 triliun. Mencakup wilayah Kota Balikpapan, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), dan Kabupaten Paser.
Kebutuhan uang kartal ini naik sebesar 3% dibanding periode Idul Fitri pada 2024, yaitu sebesar Rp 1,94 triliun. Peningkatan ini sejalan dengan optimisme perbankan terhadap pertumbuhan uang kartal pada periode Ramadan 2025, seiring dengan perkiraan menguatnya konsumsi rumah tangga karena peningkatan UMK 2025 di tiga wilayah tersebut.
KPw BI Balikpapan telah siap untuk memenuhi kebutuhan uang layak edar, baik secara nominal maupun pecahan melalui penyediaan titik-titik penukaran uang yang tersebar di perbankan di ketiga wilayah yaitu Balikpapan, PPU dan Paser.
"Selain melalui titik penukaran yang tersedia di perbankan, Bank Indonesia juga akan melakukan kegiatan kas keliling di bulan Ramadhan, yang tersebar di landmark-landmark kota, bekerjasama dengan Perbankan di wilayah Balikpapan," kata Kepala KPw BI Balikpapan, Robi Ariadi, disadur dari kaltimtoday.co--Jaringan Suara.com, Minggu (09/02/2025).
Terkait jadwal kas keliling akan disampaikan lebih lanjut melalui Sosial Media Bank Indonesia Balikpapan dan juga masyarakat berinisiatif untuk melakukan pendaftaran penukaran melalui website https://pintar.bi.go.id/, serta mengikuti petunjuk yang telah tersedia.
"KPwBI Balikpapan juga memiliki kas titipan di Kabupaten Paser untuk memastikan pemenuhan kebutuhan uang kartal masyarakat lebih mudah di Wilayah tersebut," tambah Robi.
Dalam rangka meningkatkan pendekatan masyarakat terhadap uang Rupiah, baik dari sisi mengenal uang Rupiah, selalu menggunakan uang Rupiah dalam setiap transaksi dan membelanjakannya dengan bijak, KPw BI Balikpapan gencar mengkampanyekan program CBP (Cinta, Bangga, Paham Rupiah). Program CBP dilakukan melalui Publikasi, Edukasi dan Edutainment kepada masyarakat.
Baca Juga: Urus SIM di Balikpapan? Pastikan BPJS Kesehatan Anda Aktif!
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
'Seperti Batang Kayu', Orang Utan Kerap Muncul di Jalan Poros Kutai Timur
-
33,8 Juta Debitur Dilayani, BRI Perkuat Peran dalam Holding UMi
-
BKSDA Kaltim Selidiki Kemunculan Orang Utan di Jalan Raya Bengalon Kutim
-
Karhutla 400 Hektare di Kaltim Didominasi Lahan Mineral, BNPB: Sawit Belum Masif
-
Kisah Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Bawa Cita Rasa Bubur Cirebon ke Taipei