SuaraKaltim.id - Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kemenkeu Kalimantan Timur (Kaltim) dan Kalimantan Utara (Kaltara) mencatatkan realisasi penerimaan pajak sebesar Rp 2,01 triliun selama Januari 2025, meningkat 23,40 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Hal itu disampaikan Kepala Bidang Data dan Pengawasan Potensi Perpajakan, Matheus Setiyono, Rabu (19/02/2025) kemarin.
“Capaian penerimaan pajak Kanwil DJP Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara ditopang dari beberapa jenis pajak,” ujar Matheus, disadur dari ANTARA, Kamis (20/02/2025).
PPh Non Migas menjadi penyumbang terbesar dengan nilai Rp 1,06 triliun atau naik 25,01 persen dari tahun sebelumnya. Kontribusi signifikan juga datang dari PPN dan PPnBM sebesar Rp 0,96 triliun (tumbuh 18,06 persen), sementara PBB melonjak tajam 99,51 persen mencapai Rp 0,05 triliun.
“Penerimaan dari PPN dan PPnBM tercatat sebesar Rp0,96 triliun, tumbuh 18,06 persen,” tambah Matheus.
Pertumbuhan positif juga tercermin pada Pajak Lainnya yang naik 89,30 persen menjadi Rp 0,03 triliun. Matheus menegaskan keberhasilan ini tak lepas dari sinergi antarunit vertikal dalam semangat “Kemenkeu Satu” yang memperkuat pelayanan dan menjaga stabilitas ekonomi.
“Pertemuan bersama ini menjadi salah satu upaya tiap unit vertikal untuk saling memberikan dukungan bagi hasil kerja masing-masing,” tuturnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
5 Mobil Kecil Bekas Dikenal Nyaman untuk Keluarga, Mesin Bertenaga
-
6 Mobil Kecil Bekas Bukan Toyota, Stylish dan Gesit untuk Harian
-
CEK FAKTA: Purbaya Hapus Dana Desa Diganti Subsidi Listrik dan BBM, Benarkah?
-
3 Mobil Kecil Mitsubishi Bekas yang Gahar dan Cocok buat Anak Muda
-
Telan Anggaran Rp1,7 Triliun untuk Bangun Kawasan Tepi Sungai di Samarinda