SuaraKaltim.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) menawarkan empat lokasi calon pembangunan Sekolah Rakyat (SR).
Yakni, sekolah yang merupakan program prioritas Presiden RI Prabowo Subianto untuk meningkatkan sumber daya manusia (SDM) sekaligus memutus rantai kemiskinan.
Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim Sri Wahyuni di Samarinda, Ahad (30/03/2025).
"Keberadaan SR menjadi tanggung jawab pemerintah pusat dan akan didanai dari APBN, sedangkan daerah berperan dalam menetapkan lokasi, merekrut siswa, hingga menyiapkan tenaga pendidik maupun tenaga kependidikan," ujar Sri, disadur dari ANTARA, di hari yang sama.
Empat lokasi yang ditawarkan ke pemerintah pusat tersebut pertama adalah pada lahan milik Pemprov Kaltim di Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), kedua di lahan milik Pemkab Kukar, ketiga lahan milik Pemkot Samarinda, dan keempat pada lahan milik Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU).
"Selain Pemprov Kaltim, Pemkot Samarinda pun telah mengusulkan pembangunan Sekolah Rakyat, ada pula usulan dari Pemkab Kukar, kemudian usulan dari Pemkab PPU, sehingga total ada empat lokasi calon pembangunan yang saat ini dalam proses untuk dilakukan tindak lanjut," katanya.
Sri mengatakan, lahan yang disiapkan Pemprov Kaltim itu seluas 8,7 hektare di kawasan Bukit Biru, Tenggarong, saat ini tim mulai menyiapkan sejumlah persyaratan untuk pendirian SR.
Termasuk perizinan dan administrasi sebagai tinjauan teknis dari pusat.
Sebelumnya, saat rapat koordinasi dan persiapan awal pelaksanaan SR 2025, Sri juga mengatakan bahwa rencana pembangunan SR di Kaltim masuk untuk tahap tiga.
Baca Juga: Deflasi 0,21 Persen, Wagub Kaltim Optimistis Kendalikan Inflasi Pasca Lebaran
Namun persiapan telah dilakukan, mulai dari uji laik lokasi, izin bangunan, hingga analisis manajemen dampak lingkungan.
Rencana pembangunan SR merupakan salah satu strategi pemerintah dalam menyiapkan generasi unggul.
Yakni, dari program ini ke depan diharapkan tidak ada lagi anak-anak miskin yang putus sekolah sehingga mereka mempunyai masa depan lebih baik seiring adanya daya saing SDM.
"Sekolah Rakyat dirancang dengan konsep sekolah asrama, diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem. Kami harap sekolah ini dapat menjadi solusi bagi anak-anak dari keluarga tidak mampu untuk mendapatkan pendidikan layak, mulai jenjang SD hingga SMA dan yang sederajat," ucap Sri.
Sekolah Rakyat Usulan Prabowo Subianto: Pendidikan Gratis untuk Masyarakat Miskin
Presiden terpilih Prabowo Subianto memiliki gagasan untuk mendirikan sekolah rakyat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Selundupkan 1.689 Burung Liar ke Jakarta, Bus Sinar Jaya Dicegat di Pelabuhan Bakauheni
- KPU Bisa Tindaklanjuti Putusan MK dengan Menyatakan Syarat Pendidikan Gibran di Pilpres 2024 Tak Sah
- Rekonsiliasi Politik, Anies Baswedan Jadi Menteri Prabowo?
- Pelembap Viva Hijau vs Kuning, Apa Bedanya? Ini Manfaat Keduanya untuk Wajah
Pilihan
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
Terkini
-
DPD RI Kaltim Serap Aspirasi Mahasiswa untuk Revisi UU Pemilu 2029
-
Lewat #YokKitaGAS, BRI Ajak Pengunjung MotoGP Mandalika Peduli Lingkungan
-
BRI Kembali Jadi Merek Paling Bernilai di Indonesia, Bukti Konsistensi Jaga Kepercayaan Nasabah
-
Bukan Tenggelam, Pria Tewas di Sungai Mahakam Ternyata Korban Pengeroyokan
-
Warga Kaltim Diminta Waspada Sakit ISPA dan Demam Berdarah