Dia menyampaikan, pada OKM, jajarannya membagi satuan tugas (satgas) yakni satgas preentif, preventif, dan Keamanan Keselamatan Ketertiban dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas).
"Mereka semua sudah melaksanakan tugas secara maksimal, namun demikian kasus laka tetap ada dan lebih tinggi, itu di luar dari kemampuan kita," ujarnya.
Sementara itu, lanjut Roni, untuk tingkat kemacetan di Kaltim selama OKM 2025 mengalami penurunan bila dibandingkan dengan tahun lalu.
"Arus lalu-lintas sangat landai selama OKM, karena tol di Kilometer 13 sudah dibuka," ungkapnya.
Roni menilai tol penghubung Balikpapan dengan Ibu Kota Nusantara (IKN) itu cukup membantu mengurai kemacetan di Kaltim khususnya Kota Balikpapan.
Selain itu, katanya, Kaltim mayoritas adalah pendatang, khususnya dari Pulau Jawa dan Pulau Sulawesi, sehingga pada H-3 banyak yang keluar Kaltim.
"Sehingga pada hari H di Kaltim ini relatif landai dan lancar," jelasnya.
Roni juga menegaskan, dari gambaran tersebut, secara umum OKM 2025 berjalan dengan aman dan lancar.
Mengingat di Kaltim tidak masuk kawasan prioritas, Roni menerangkan OKM 2025 berlangsung mulai 26 Maret hingga 8 April.
Baca Juga: 41 Kecelakaan di Balikpapan, Mayoritas Libatkan Remaja dan Pelanggaran SIM
"Sedangkan untuk Polda Lampung, Polda Bali, dan Polda seluruh Pulau Jawa mendahului untuk operasi ketupat 2025 yakni pada 23 Maret," ujar Roni.
Profil singkat AKBP Roni Mustofa
Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Roni Mustofa adalah Wakil Direktur Lalu Lintas Polda Kalimantan Timur (Kaltim). Berikut adalah beberapa informasi yang saya temukan tentang beliau:
Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Roni Mustofa saat ini menjabat Wakil Direktur Lalu Lintas Polda Kaltim.
AKBP Roni Mustofa aktif dalam memberikan keterangan terkait operasi lalu lintas di Kaltim, seperti Operasi Keselamatan Mahakam dan Operasi Lilin Mahakam.
AKBP Roni Mustofa memberikan informasi mengenai data kecelakaan lalu lintas, upaya pencegahan, dan imbauan kepada masyarakat untuk tertib berlalu lintas.
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!
Pilihan
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
Terkini
-
Kaltim Hadapi Tantangan Backlog 591 Ribu KK, Program Rumah Subsidi Digenjot
-
BKSDA Kaltim Lepasliarkan Orang Utan yang Viral Melintas di Jalan
-
Kawat Medis Tertinggal Dalam Jantung, Dugaan Malpraktik di RSUD Samarinda
-
PHRI Kritik Gubernur Rudy Mas'ud yang Utamakan Hotel BUMD untuk Kegiatan Dinas
-
Rudy Mas'ud Arahkan Kegiatan ke Hotel BUMD, Dinas Pariwisata Ungkap Alasannya