SuaraKaltim.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda secara resmi menggelar ajang Wali Kota Cup 2025 sebagai wadah pencarian bakat muda berbakat dalam cabang olahraga bola basket.
Kompetisi ini dibuka pada Rabu malam (23/04/2025) di GOR Segiri Samarinda.
Pada malam pembukaan, laga perdana mempertemukan Bhayangkara Samarinda melawan Puma Samarinda.
Pertandingan berlangsung sengit hingga akhirnya Bhayangkara Samarinda keluar sebagai pemenang dengan skor 95-67.
Acara pembukaan diawali dengan free throw oleh Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Samarinda, Muslimin.
Ia menyampaikan bahwa sebanyak 14 klub turut serta dalam turnamen ini, yang terdiri dari 10 tim putra dan 4 tim putri.
Peserta berasal dari tiga kota, yakni Samarinda, Bontang, dan Balikpapan. Menariknya, masing-masing tim membawa pemain kelahiran tahun 2006 sebagai bagian dari regenerasi atlet muda.
“Kami bersama Koni Samarinda dan Perbasi Samarinda akan melakukan talent scouting untuk melihat bagaimana kemampuan adik-adik yang bertarung pada kesempatan hari ini,” ucap Muslimin, saat diwawancarai Rabu (23/04/2025) malam.
Turnamen bertajuk Spirit of Unity ini digelar juga sebagai langkah pembinaan atlet muda di Samarinda, menghidupkan kembali semangat prestasi yang pernah diraih, termasuk saat menjadi juara bola basket dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) tahun 2008.
Baca Juga: RSHD Samarinda Disorot DPRD Kaltim: Gaji Macet, Kontrak Karyawan Tidak Jelas
“Kita pernah juara PON tahun 2008 dan sebagai tuan rumah, kita juara PON untuk bola basket. Dari pertandingan hari ini, pastinya akan muncul atlet-atlet baru yang potensial, nantinya akan kita ikutkan dalam event-event yang dimiliki oleh pemkot dan pemprov,” lanjutnya.
Ia menambahkan, dengan adanya ajang kejuaraan tingkat provinsi yang akan berlangsung di Kabupaten Paser dalam waktu dekat, besar harapan munculnya atlet muda berpotensi dari Samarinda yang bisa memperkuat tim untuk PON 2026 mendatang.
“Kita berharap, atlet Samarinda akan banyak muncul menjadi bagian dari tim dan bahkan mendominasi provinsi dalam rangka persiapan PON di NTT dan NTB,” harapnya.
Ketua Panitia Wali Kota Cup 2025, Deden Istian Nugraha, menjelaskan bahwa penyelenggaraan kompetisi ini juga bertujuan mengisi kekosongan event bola basket di Samarinda yang sempat terhenti dalam beberapa tahun terakhir.
“Pertemuan antar pemain muda dan senior adalah kesempatan emas untuk belajar dan berkembang. Ini sangat penting bagi proses pembinaan ke depan,” kata Deden.
Sebagai tambahan informasi, kompetisi ini memperebutkan total hadiah senilai Rp 50 juta.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
Tak Bisa Diganti Uang Pribadi Gubernur, Kursi Pijat Rudy Mas'ud Bakal Dipindah
-
Pelajar SMK Samarinda Meninggal karena Sepatu Kekecilan, Ibu Ungkap Kronologi
-
Mensos Respons Kasus Siswa SMK Samarinda Meninggal usai Keluhkan Sepatu Sempit
-
Pemprov Kaltim Klarifikasi Perihal Heboh Anggaran Laundry Gubernur Senilai Rp450 Juta
-
Siswa Meninggal Gegara Sepatu Kekecilan, DPRD Samarinda Singgung Pendataan Lemah