SuaraKaltim.id - Dalam rentang waktu satu bulan terakhir, sebanyak 49.110 warga Kalimantan Timur (Kaltim) memanfaatkan layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang disediakan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kaltim.
Lonjakan ini menunjukkan meningkatnya kesadaran masyarakat untuk mendeteksi dini penyakit tidak menular (PTM) yang kerap datang tanpa gejala.
Hal itu disampaikan Kepala Dinkes Kaltim, Kepala Dinkes Kaltim, Jaya Mualimin, Senin, 7 Juli 2025, di Samarinda.
"CKG merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kaltim untuk meningkatkan kualitas dan harapan hidup masyarakat," ujar Jaya, disadur dari ANTARA, di hari yang sama.
Menurutnya, pencegahan lebih baik daripada pengobatan, terutama untuk penyakit seperti hipertensi dan diabetes, yang seringkali tidak disadari hingga mencapai tahap serius.
"Masyarakat kerap tidak menyadari kondisi kesehatan mereka, bahkan merasa baik-baik saja, padahal berisiko tinggi terkena PTM," lanjutnya.
Upaya ini sejalan dengan data angka harapan hidup Kaltim yang kini menyentuh 74,7 tahun.
Namun, Jaya mengingatkan bahwa umur panjang harus dibarengi kualitas hidup yang baik, bukan sekadar angka.
"Penting untuk menjaga kesehatan sejak usia muda agar saat mencapai usia pensiun, kita tetap sehat dan aktif," tambahnya.
Baca Juga: Kaltim Siapkan Perusda Ojol, Lawan Ketimpangan Tarif Aplikator Nasional
Dinkes Kaltim menilai investasi kesehatan tidak bisa ditunda, terutama di masa muda.
Pencegahan penyakit sejak usia produktif (remaja hingga 40 tahun) akan menentukan kualitas hidup saat memasuki usia lanjut.
"Aspek mental, seperti pengelolaan stres, juga tak kalah penting," tegas Jaya, mengingatkan bahwa kesehatan bukan hanya perkara fisik, tapi juga gaya hidup dan kestabilan emosional.
Layanan CKG terbuka untuk seluruh lapisan masyarakat.
Cukup dengan membawa KTP atau Kartu Keluarga, warga bisa memperoleh pemeriksaan kesehatan dasar secara cuma-cuma.
Mulai dari tekanan darah, gula darah, hingga indeks massa tubuh.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- 12 Pilihan Mesin Cuci Langsung Kering Tanpa Jemur
- Angka Hoki Shio untuk Menarik Rezeki dan Keberuntungan Finansial
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Jejak Aparat pada Kematian Pedagang Cermin saat Demo 27 Agustus 2026
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
Terkini
-
Antrean Panjang BBM di Kaltim, Jam Operasional SPBU Disebut Jadi Pemicu
-
Kaltim Hadapi Tantangan Backlog 591 Ribu KK, Program Rumah Subsidi Digenjot
-
BKSDA Kaltim Lepasliarkan Orang Utan yang Viral Melintas di Jalan
-
Kawat Medis Tertinggal Dalam Jantung, Dugaan Malpraktik di RSUD Samarinda
-
PHRI Kritik Gubernur Rudy Mas'ud yang Utamakan Hotel BUMD untuk Kegiatan Dinas