SuaraKaltim.id - Fenomena pengibaran bendera bajak laut fiksi One Piece atau Jolly Roger di Bontang turut mendapat perhatian aparat kepolisian.
Kapolres Bontang, AKBP Widho Anriano, menegaskan pihaknya tidak melarang warga mengekspresikan diri, namun mengingatkan agar tetap ada batasan.
"Bendera Indonesia hanya 1. Jadi kami himbau tidak làh. Banyak kegiatan lain yang lebih produktif," ucap AKBP Widho, disadur dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, Minggu, 10 Agustus 2025.
Menurutnya, euforia tren ini sebaiknya tidak membuat warga terbawa arus atau fomo.
a mengingatkan, menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia, masyarakat sebaiknya memusatkan semangat kebangsaan pada pengibaran Sang Saka Merah Putih.
Jika menerima laporan adanya pengibaran bendera selain merah putih, polisi akan mendatangi lokasi untuk memberikan edukasi.
Langkah ini disebut sebagai upaya menjaga ketertiban, keamanan, dan kerukunan di Bontang.
"Mari kita jaga kondusifitas Bontang agar tetap guyub dan rukun," sambungnya.
Baca Juga: Bendera Jolly Roger Diingatkan Polisi Samarinda: Boleh Tren, Tapi Bukan di 17-an
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Haraku Ramen Samarinda Resmi Dibuka, Halal Mulai Rp25 Ribu
-
Dana Ilegal Tidak Mengalir ke Perbankan, Kejati Sebut Kerugian Negara Rp1,4 Triliun Dikembalikan
-
Pertamax Naik, Dapat Pertalite di Kota Minyak Semakin Sulit
-
Salahgunakan Pemberian KUR, Delapan Ibu-ibu di Samarinda Diamankan Kejaksaan
-
Kini Hindari Wawancara, Gaya Komunikasi Gubernur Rudy Mas'ud Jadi Sorotan