SuaraKaltim.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, terus beradaptasi dengan dinamika hadirnya Ibu Kota Nusantara (IKN).
Salah satu langkah yang tengah diupayakan adalah pemekaran wilayah kecamatan agar struktur pemerintahan tetap ideal setelah sebagian besar Kecamatan Sepaku resmi masuk dalam kawasan IKN.
Hal itu disampaikan ujar Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah PPU, Nicko Herlambang, Selasa, 12 Agustus 2025.
"Usulan pemerintah kabupaten pembentukan dua kecamatan baru masih dalam proses pembahasan Kemendagri," ucap Nicko, disadur dari ANTARA, Senin, 18 Agustus 2025.
Menurutnya, penataan wilayah juga menunggu penetapan resmi tapal batas dari Kementerian Dalam Negeri.
Tiga titik perbatasan yang sudah diverifikasi meliputi wilayah Pemaluan, Maridan, dan Desa Telemow di Kecamatan Sepaku.
Meski sebagian wilayah tersebut masuk delineasi IKN, ada bagian yang tetap berada dalam administrasi Kabupaten PPU.
Nicko menambahkan, pembahasan bersama Otorita IKN terus dilakukan agar penataan wilayah berjalan lancar.
Ia menjelaskan, jika pemekaran tidak dilakukan, PPU akan hanya memiliki tiga kecamatan ketika IKN berstatus pemerintah daerah khusus (Pemdasus).
Baca Juga: Jadi Inspektur Upacara di HUT RI ke-80 IKN, Basuki: Dimana Bumi Dipijak, Disitu Langit Dijunjung
"Kecamatan Penajam dengan 23 kelurahan/desa akan dimekarkan menjadi dua kecamatan. Begitu juga Kecamatan Babulu yang memiliki 12 kelurahan/desa, diusulkan untuk menjadi dua kecamatan," jelasnya.
Pemkab PPU berharap persetujuan Kemendagri dapat diperoleh sebelum 2028, bertepatan dengan rencana pemindahan resmi pusat pemerintahan RI ke IKN.
"Kemendagri diharapkan menyetujui usulan pemekaran dua kecamatan tersebut sebelum IKN resmi pindah pada 2028," tutur Nicko.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliran Minyak di Selat Hormuz Sudah Normal, Mengapa Harga BBM Masih Mahal?
- Selamat Tinggal Kevin Diks, Cabut Lebih Cepat dari Skuad Timnas Indonesia Usai Juara
- Usai Temuan Kamar Mewah, Ombudsman Garap Dugaan Pungli Rp150 Ribu per Minggu di Lapas Cibinong
- Menyakitkan Para Pencari Kerja, Guru Besar UGM: Perbuatan Gibran Tercela, Harus Diselesaikan
- 8 Sneakers Lokal Paling Nyaman dan Modis untuk Gaya Harian, Mulai Rp200 Ribuan
Pilihan
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
-
Nama Puan Disebut Jadi Pengganti Gibran, Begini Respons Ketua DPR
Terkini
-
Dukung Gelaran MotoGP Mandalika Berkelanjutan, BRI Perkuat Waste Management Melalui BRI Peduli
-
BRI dan KPK Bersinergi Cetak Penyuluh Antikorupsi
-
Dana Karbon Rp73,2 Miliar Mengucur ke Kaltim untuk Pengurangan Emisi
-
2 Orang Utan Keluar Habitat Cari Makan Imbas Kemarau Ekstrem di Kaltim
-
Antrean Panjang BBM di Kaltim, Jam Operasional SPBU Disebut Jadi Pemicu