SuaraKaltim.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda melalui Dinas Perhubungan (Dishub) tengah menyiapkan sistem parkir berlangganan yang segera diterapkan di sejumlah ruas jalan utama.
Program ini akan diuji coba di 38 titik parkir yang ditetapkan sebagai proyek percontohan.
Kepala Dishub Samarinda, Hotmarulitua Manalu, menjelaskan parkir berlangganan ditujukan untuk memberi kemudahan bagi masyarakat.
Dengan sistem ini, pemilik kendaraan cukup membayar retribusi di awal tanpa lagi dipungut biaya harian oleh juru parkir.
Hal itu ia sampaikan, Kamis 21 Agustus 2025.
“Intinya ketika ini sudah dikunci oleh Pak Wali (Andi Harun) semua masyarakat segera mendaftarkan kendaraannya untuk parkir berlangganan. Mereka bayar di depan, tapi tidak boleh lagi diminta oleh petugas parkir,” ucapnya, disadur dari Presisi.co--Jaringan Suara.com, Minggu, 24 Agustus 2025.
Ia menambahkan, juru parkir (jukir) lama tetap bisa bergabung, namun diwajibkan melakukan daftar ulang.
Dishub menyiapkan pelatihan sekaligus aturan ketat dengan konsekuensi hukum bila ada pelanggaran.
“Perekrutan sudah mulai. Jukir lama kita minta daftar ulang, tapi dengan konsekuensi ada sanksi pidana bila melanggar aturan. Nantinya mereka juga akan dilatih dan disosialisasikan,” tambahnya.
Baca Juga: Sekolah Rakyat Samarinda Hadir dengan Fasilitas Kelas Dunia, Kata Andi Harun
Selain itu, Dishub menegaskan ada lokasi yang tetap terlarang untuk parkir meski program ini berjalan, seperti trotoar, simpang jalan, jembatan, dan area parkir otonom di pusat perbelanjaan.
"Itu kan (pusat perbelanjaan) karena masuk otonom, parkir otonom khusus. Hanya parkir di tepi jalan," tegasnya.
Menurut Hotmarulitua, persiapan program sudah mencapai 70 persen dan hanya menunggu penyempurnaan teknis bersama Wali Kota Samarinda sebelum resmi diluncurkan.
“Kalau persentasenya, mungkin sebentar lagi sudah 70 persen. Tinggal sedikit lagi pematangan sebelum dilaunching oleh Pak Wali,” pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Jadwal Imsakiyah Ramadan di Samarinda, Selasa 24 Februari 2026
-
Jadwal Buka Puasa Ramadan di Samarinda, Senin 23 Februari 2026
-
Dugaan Layanan Buruk Puskesmas Sebabkan Bayi Meninggal, Dinkes Kaltim Turun Tangan
-
Rekening Terkuras Lewat APK Berkedok Undangan, Pakar Minta Update Sistem Keamanan
-
Jadwal Imsakiyah Ramadan di Samarinda, Senin 23 Februari 2026