SuaraKaltim.id - Beredarnya sebuah grafis di media sosial mengenai Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) anggota DPRD Berau periode 2024–2029 sempat memicu pertanyaan publik.
Dalam grafis itu disebutkan ada enam legislator yang belum menyerahkan laporan kekayaannya ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Namun, hasil pengecekan di portal resmi e-lhkpn.go.id menunjukkan bahwa hingga akhir 2024, sebanyak 24 anggota DPRD Berau sudah diverifikasi dan laporan kekayaannya telah diterbitkan.
Enam nama yang disebut belum terbit di antaranya Srie Yulianawati (PPP), Arman Nofriansyah (PKB), Fasra Wisono (Demokrat), Agus Uriansyah (Perindo), Thamrin (PKS), serta Frans Lewi (Hanura).
Anggota Komisi II DPRD Berau, Fasra Wisono, membantah kabar tersebut. Ia menegaskan bahwa data yang beredar tidak benar karena seluruh dokumen telah dilaporkan melalui Sekretariat DPRD.
"Saya kaget ketika lihat grafis yang beredar jika di antara kami belum melapor termasuk saya, tentu yang demikian keliru," katanya, dikutip dari kaltimtoday.co--Jaringan Suara.com, Selasa, 2 September 2025.
Fasra menambahkan bahwa dirinya selalu mematuhi kewajiban administrasi negara, termasuk menyerahkan seluruh kelengkapan dokumen untuk dilaporkan ke KPK.
Bahkan, data terakhir dari unit pengelola LHKPN Kaltim per 12 Agustus 2025 memastikan semua anggota DPRD Berau sudah menyampaikan laporan LHKPN tahun 2024.
"Seluruh LHKPN 2024 telah kami laporkan sesuai ketentuan yang berlaku. Dengan demikian, informasi yang menyebutkan ketidakpatuhan tidaklah benar," tegasnya.
Baca Juga: Bom Ikan di Biduk-Biduk Kembali Gegerkan Berau: Siapa Bisa Bertindak?
Ia juga mengingatkan agar masyarakat tidak mudah percaya dengan informasi yang belum jelas sumbernya.
"Di kondisi yang serba sensitif seperti sekarang, kita harap masyarakat jangan pula terprovokasi, mari kita yang jaga Berau tempat tinggal kita ini tetap aman dan damai," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
38 SPPG di Kaltim Belum Punya IPAL, Auto Kena Evaluasi!
-
Penemuan Cadangan Gas Raksasa di Cekungan Kutai, Kaltim Ingin PI 10 Persen
-
KPK Datangi Kantor Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud, Ada Apa?
-
Rudy Mas'ud Dinilai Tak Paham Hukum, Klaim Punya Hak Prerogatif Seperti Presiden
-
Rudy Mas'ud soal Adik Kandungnya Jadi Tim Ahli Gubernur: Itu Hak Prerogatif