Suasana pembersihan SMPN 24 pasca banjir. [Kaltimtoday.co]
Sementara menanti relokasi, setiap banjir datang, pembersihan harus dilakukan secara gotong royong. Pada banjir Jumat, 5 September 2025 lalu, lumpur tebal menggenangi seluruh ruangan.
"Hari ini kami bersama siswa-siswi, kepala sekolah, guru, dan dibantu oleh Dinas Pemadam Kebakaran Kota Samarinda sedang melaksanakan pembersihan di SMP Negeri 24 akibat banjir," kata Babinsa Bukit Pinang, Sertu Hadi Sunoto.
Namun proses pembersihan bukan perkara mudah. Lumpur yang mengendap di berbagai ruangan membutuhkan waktu panjang untuk dibersihkan.
"Untuk durasi, pembersihan biasanya memakan waktu sekitar 3-4 jam bahkan lebih, tergantung tebalnya lumpur," tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
Terkini
-
BRI dan Komitmen Membangun Ekosistem Olahraga Indonesia yang Berkelanjutan
-
'Seperti Batang Kayu', Orang Utan Kerap Muncul di Jalan Poros Kutai Timur
-
33,8 Juta Debitur Dilayani, BRI Perkuat Peran dalam Holding UMi
-
BKSDA Kaltim Selidiki Kemunculan Orang Utan di Jalan Raya Bengalon Kutim
-
Karhutla 400 Hektare di Kaltim Didominasi Lahan Mineral, BNPB: Sawit Belum Masif