SuaraKaltim.id - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) mendorong perusahaan tambang untuk meniru langkah PT Indominco Mandiri (IMM) yang berhasil mengubah lubang bekas tambang atau void menjadi sumber air baku strategis.
Upaya ini dinilai mampu menjawab kebutuhan air bersih masyarakat sekaligus menjadi solusi permanen atas persoalan lingkungan pascatambang.
"Harapannya pengolahan air bersih dari kolam bekas tambang milik PT Indominco Mandiri ini bisa memberikan banyak manfaat bagi kesejahteraan masyarakat," ujar Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kaltim, Bambang Arwanto, di Samarinda, disadur dari ANTARA, Selasa, 9 September 2025.
Menurut Bambang, transformasi void menjadi Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) oleh PT IMM yang beroperasi di Kutai Timur (Kutim) dan Bontang merupakan sebuah terobosan penting.
Lubang tambang yang dulunya dianggap berbahaya kini berfungsi sebagai infrastruktur vital penyedia air bersih yang langsung dirasakan masyarakat.
Ia mendampingi Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud saat meninjau SPAM Regional di kawasan Danau Kanahuang, yang kini menjadi penopang suplai air bagi tiga daerah di Kaltim.
Dalam kunjungan itu, Gubernur Rudy Mas’ud menyampaikan apresiasi terhadap kontribusi nyata PT IMM dalam mendukung pembangunan daerah.
Inovasi tersebut sejalan dengan program Tambang Menyejahterakan Masyarakat (Tamasya) dari Kementerian ESDM yang menekankan pentingnya dampak positif pertambangan secara berkelanjutan.
Bambang menegaskan, keberhasilan PT IMM seharusnya menjadi contoh bagi perusahaan pemegang Izin Usaha Pertambangan (IUP) lainnya.
Baca Juga: China, India, Filipina Jadi Pasar Utama Ekspor Kaltim Juli 2025
"Pengelolaan void menjadi sumber air baku tidak hanya menjawab tantangan ketersediaan air di tengah masyarakat, tetapi juga menjadi solusi permanen dalam mitigasi risiko lingkungan," jelasnya.
Pemprov Kaltim melalui Dinas ESDM berkomitmen terus mengawal dan memperluas praktik baik ini agar sektor pertambangan tidak hanya meninggalkan jejak lingkungan, tetapi juga warisan produktif bagi masyarakat sekitar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 15 Kode Redeem FF Terbaru 27 September 2026, Lengkap Trik Jitu Dapatkan Bundle Sasuke
- 9 Bedak Padat dan Tabur Terbaik di Indomaret di Bawah 50 Ribu
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
Terkini
-
Kaltim Hadapi Tantangan Backlog 591 Ribu KK, Program Rumah Subsidi Digenjot
-
BKSDA Kaltim Lepasliarkan Orang Utan yang Viral Melintas di Jalan
-
Kawat Medis Tertinggal Dalam Jantung, Dugaan Malpraktik di RSUD Samarinda
-
PHRI Kritik Gubernur Rudy Mas'ud yang Utamakan Hotel BUMD untuk Kegiatan Dinas
-
Rudy Mas'ud Arahkan Kegiatan ke Hotel BUMD, Dinas Pariwisata Ungkap Alasannya