SuaraKaltim.id - Program sekolah gratis di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), kembali mendapat penegasan.
Pemerintah kabupaten menekankan perlunya pengawasan ketat agar manfaat program tersebut benar-benar dirasakan tanpa adanya pungutan liar di sekolah.
Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dikpora) PPU, Andi Singkerru, Rabu, 10 September 2025.
"Kepala daerah menginstruksikan untuk mengawasi operasional sekolah dan memastikan tidak ada praktik pungli yang bisa memberatkan pelajar dan orang tua," tegasnya, disadur dari ANTARA, Sabtu, 13 September 2025.
Ia menekankan bahwa keberhasilan program ini diharapkan mampu membuka peluang lebih besar bagi anak-anak PPU untuk menempuh pendidikan hingga jenjang yang lebih tinggi.
“Dengan begitu, mereka bisa berkontribusi pada pembangunan Kabupaten Penajam Paser Utara di masa depan,” ujarnya.
Menurut Andi, sekolah gratis merupakan salah satu prioritas utama pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah yang masuk dalam Ibu Kota Nusantara (IKN) ini.
Karena itu, Dikpora PPU siap menindaklanjuti setiap temuan pungutan liar di sekolah.
"Komitmen itu menunjukkan sinergi antara pemerintah kabupaten dan dinas terkait mewujudkan pendidikan yang merata dan adil," tambahnya.
Baca Juga: Setelah 10 Tahun Rehabilitasi, Dua Orang Utan Kalimantan Menetap di Suaka IKN
Ia memastikan langkah tersebut sejalan dengan upaya menjamin akses pendidikan dasar dan menengah pertama yang dapat dijangkau seluruh kalangan.
“Pemerintah kabupaten memastikan semua anak mendapatkan akses pendidikan yang layak tanpa terkendala biaya,” jelasnya.
Andi menegaskan komitmen Pemkab PPU untuk terus melanjutkan sekaligus meningkatkan kualitas program sekolah gratis pada jenjang sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) di tahun-tahun mendatang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Bencana Alam Tak Bisa Dihitung dengan Kalkulator
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
Terkini
-
33,8 Juta Debitur Dilayani, BRI Perkuat Peran dalam Holding UMi
-
BKSDA Kaltim Selidiki Kemunculan Orang Utan di Jalan Raya Bengalon Kutim
-
Karhutla 400 Hektare di Kaltim Didominasi Lahan Mineral, BNPB: Sawit Belum Masif
-
Kisah Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Bawa Cita Rasa Bubur Cirebon ke Taipei
-
Hadirkan BRImo Taiwan, BRI Raih Penghargaan Inovasi di IDX Channel 2026