SuaraKaltim.id - PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON) terus menunjukkan strategi diversifikasi bisnis dengan menyeimbangkan proyek infrastruktur besar dan pengembangan produk inovatif.
Tidak hanya membangun jembatan, pelabuhan, serta fasilitas di Ibu Kota Negara (IKN) Kalimantan Timur (Kaltim), perusahaan juga melangkah ke ranah lingkungan dengan menghadirkan terumbu karang buatan di Lombok.
Corporate Secretary WTON, Yushadi, menegaskan bahwa langkah tersebut mencerminkan visi perusahaan yang menekankan aspek keberlanjutan.
Hal itu ia sampaikan dalam paparan publik, Selasa, 9 September 2025.
“Terumbu karang buatan tidak hanya memberikan kontribusi ekonomi, tetapi juga berdampak positif bagi lingkungan dan kesejahteraan masyarakat pesisir,” ujarnya disadur dari WartaEkonomi.co.id--Jaringan Suara.com, Sabtu, 13 September 2025.
Selain inovasi di sektor maritim, WTON masih aktif menggarap sejumlah proyek skala besar, seperti pembangunan jembatan di Makassar, kawasan industri di Karawang, hingga fasilitas energi dan kelistrikan di berbagai daerah.
Jaringan pabrik yang tersebar di Sumatra, Jawa, Sulawesi, hingga Batam juga memperkuat kemampuan distribusi produk beton pracetak, termasuk tiang listrik dan komponen jembatan.
Kombinasi antara ekspansi proyek nasional dan pengembangan produk ramah lingkungan dipandang menjadi formula penting untuk mempertahankan posisi WTON di pasar beton pracetak.
“Kami ingin tetap relevan dengan kebutuhan pembangunan sekaligus mendorong terciptanya nilai tambah yang berkelanjutan,” kata Yushadi.
Baca Juga: Atasi Keluhan Orang Tua di Wilayah IKN, Pemkab PPU Instruksikan BOS untuk Buku
Dengan strategi tersebut, WTON tidak hanya mengejar pertumbuhan bisnis di sektor infrastruktur konvensional, tetapi juga memperluas kontribusinya terhadap ekonomi biru dan kelestarian lingkungan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Dugaan Korupsi Batu Bara Perumda Varia Niaga Samarinda, Negara Rugi Rp30,9 Miliar
-
Eksepsi Budiono Tanbun Ditolak, Pakar Unmul Justru Soroti Daluwarsa Kasus Tambang JMB
-
Ahli BPKP Ungkap Metode Potential Loss, Kuasa Hukum JMB Soroti Kepastian Audit
-
Polda Tetapkan 33 Tersangka Karhutla Kaltim, Dua di Antaranya Korporasi
-
Haunted Garden Hadir di IKN, Ada Dinner Halloween hingga Atraksi Fire Juggling