- Gunakan NMAX Putih, Penipu Gasak Belasan Ponsel dari Toko di Kukar
- Rudy Ong dan Donna Faroek, Simbol Kuatnya Jaringan Mafia Tambang di Era Awang Faroek
- Dari Desa ke IKN, Kukar Dorong Tradisi Lokal Jadi Warisan Nasional
SuaraKaltim.id - Kasus penipuan dengan berbagai modus kembali mencuat di Kutai Kartanegara (Kukar).
Seorang perempuan berinisial RY (46), warga Kecamatan Loa Kulu, ditangkap aparat kepolisian setelah terbukti mengelabui korban dengan janji palsu lowongan kerja hingga bisnis solar, yang total kerugiannya mencapai Rp 1,1 miliar.
Kasat Reskrim Polres Kukar, AKP Ecky Widi Prawira, mengungkapkan praktik penipuan ini dijalankan secara bertahap sejak 2022.
Awalnya, tersangka menawarkan peluang kerja di perusahaan tambang batu bara.
Kepada salah satu korban di Tenggarong, RY meminta uang Rp 3 juta sebagai biaya masuk kerja. Namun, janji itu tidak pernah terbukti.
“Berdasarkan keterangan tersangka, uang yang diterima dari korban dipakai untuk kebutuhan pribadi sehari-hari,” ujar Ecky, disadur dari kaltimtoday.co--Jaringan Suara.com, Senin, 22 September 2025.
Selain modus lowongan kerja fiktif, tersangka juga menipu lewat skema kerja sama bisnis solar.
Ia mengaku memiliki perusahaan solar dan menjerat delapan korban dengan kerugian awal Rp 100 juta.
Tipu daya berikutnya membuat seorang rekan bisnis kehilangan Rp 400 juta setelah diiming-imingi kerja sama pembelian mobil operasional.
Baca Juga: DPRD Kukar Siapkan Perda Khusus LGBT, Imbas Kasus Pesantren
Tidak berhenti di situ, RY kembali melancarkan penipuan solar dengan nilai kerugian Rp 110 juta dan Rp 510 juta.
“Jika ditotal, kerugian korban mencapai Rp 1,1 miliar. Namun yang dapat kami proses di Polres Kukar sebesar Rp 3 juta, sementara kasus lainnya berada di luar wilayah Kukar,” jelas Ecky.
Saat ini, tersangka sudah ditahan di Mapolres Kukar.
Proses hukum di wilayah lain tetap berjalan, dan seluruh perkara akan digabungkan di persidangan.
“Kami tahan dengan sprint penahanan polres, namun di wilayah yang lain tetap bisa melaksanakan penyelidikan, sehingga nanti di pengadilan akan mengumulatifkan agar (pelaku) mendapatkan hukuman yang setimpal,” pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Rumah Sakit Baru di Samarinda Ini Siapkan Teknologi Baca DNA
-
BRI Dukung Penempatan Dana SAL, Perkuat Likuiditas dan Kredit Produktif
-
UNU Kaltim Bangun Kampus Berdampak Lewat Penguatan Publikasi Ilmiah
-
Bangunan Miring dan Plafon Pernah Runtuh, SDN 002 Anggana Butuh Perhatian Pemerintah
-
ASN di Samarinda Tewas Dalam Kamar Kosnya, Sempat Mengeluh Telepon Istri