Ilustrasi sekolah rakyat. [Suara.com/Alfian Winanto]
Baca 10 detik
-
Dinsos Kaltim masih menimbang beberapa lokasi untuk pembangunan permanen Sekolah Rakyat, dengan Bukit Biru di Kutai Kartanegara menjadi usulan utama dan Muara Jawa dipertimbangkan karena adanya potensi hibah lahan.
-
Kementerian Sosial mensyaratkan lahan minimal 7–8 hektare dalam kondisi siap bangun, yang menjadi tantangan mengingat kontur geografis Kaltim yang berbukit dan minim area datar.
-
Selain persoalan lahan, perekrutan siswa juga menjadi tantangan, karena konsep Sekolah Rakyat mengharuskan anak tinggal di asrama sehingga butuh pendekatan khusus bagi siswa dan orang tua.
Sebab, konsep Sekolah Rakyat mewajibkan siswa tinggal di asrama, sehingga perlu pendekatan khusus agar anak dan orang tua siap secara mental menghadapi sistem tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
Terkini
-
BRI dan Komitmen Membangun Ekosistem Olahraga Indonesia yang Berkelanjutan
-
'Seperti Batang Kayu', Orang Utan Kerap Muncul di Jalan Poros Kutai Timur
-
33,8 Juta Debitur Dilayani, BRI Perkuat Peran dalam Holding UMi
-
BKSDA Kaltim Selidiki Kemunculan Orang Utan di Jalan Raya Bengalon Kutim
-
Karhutla 400 Hektare di Kaltim Didominasi Lahan Mineral, BNPB: Sawit Belum Masif