Ilustrasi pejabat publik sebar ujaran sara di media sosial. [Ist]
Baca 10 detik
-
- Sudarno mengingatkan pejabat publik, khususnya anggota DPRD Kaltim, agar berhati-hati dalam berpendapat di media sosial karena pernyataan yang tidak bijak dapat menimbulkan kesalahpahaman dan memecah masyarakat majemuk.
- Ia menilai ucapan anggota DPRD berinisial AG yang menyinggung asal-usul seseorang tidak pantas diucapkan oleh wakil rakyat dan meminta Badan Kehormatan DPRD Kaltim menindaklanjutinya secara etik.
- Sudarno menegaskan pentingnya menjaga persatuan dan menghormati keberagaman, serta mengingatkan agar isu SARA tidak dijadikan bahan komunikasi publik oleh pejabat.
Subandi menambahkan, BK akan membahas kasus ini secara internal untuk memastikan marwah DPRD Kaltim tidak tercoreng oleh perilaku individu anggotanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- 5 HP Infinix Kamera Bagus dan RAM Besar, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Samsung Kamera Bagus dan RAM Besar, Pas buat Multitasking
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Pemprov Kaltim Rincikan Anggaran Renovasi Rumah Dinas Gubernur Rp25 Miliar
-
Wali Kota Samarinda Tolak Penghapusan Iuran BPJS, Begini Jawaban Pemprov Kaltim
-
Kabar Bantuan Iuran BPJS Warga Samarinda Dihentikan, Pemprov Kaltim Klarifikasi
-
Tolak Kebijakan Pemprov Kaltim soal Iuran JKN, Wali Kota Samarinda: Tidak Adil!
-
Penetapan Tersangka Dipertanyakan, Kasus Muara Kate Diduga Ada 'Kambing Hitam'