-
- Pendaftaran beasiswa UKT Bontang dibuka hingga 31 Oktober 2025 melalui laman resmi e-beasiswa.bontangkota.go.id, dengan syarat mudah untuk semua kategori.
- Alokasi Rp20 miliar disiapkan Pemkot Bontang untuk membiayai 2.038 mahasiswa di seluruh jenjang pendidikan tinggi, mulai dari D3 hingga S3.
- Program ini bertujuan mencegah putus kuliah akibat biaya, dengan persyaratan domisili minimal tiga tahun di Bontang dan IPK 3,2–3,5, serta tidak sedang menerima beasiswa lain.
SuaraKaltim.id - Pemerintah Kota Bontang resmi membuka pendaftaran beasiswa Uang Kuliah Tunggal (UKT) bagi mahasiswa asal Bontang, Selasa, 13 Oktober 2025.
Program ini menjadi wujud nyata dukungan Pemkot terhadap pendidikan tinggi sekaligus bagian dari visi Bontang Pintar 2025–2030.
Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, menyampaikan bahwa pendaftaran beasiswa dibuka hingga 31 Oktober 2025. Calon penerima dapat mendaftarkan diri melalui laman resmi e-beasiswa.bontangkota.go.id.
“Syaratnya mudah, baik untuk kategori stimulan maupun tuntas. Yang penting sesuai ketentuan,” ujar Neni, dikutip dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, Rabu, 15 Oktober 2025.
Beasiswa ini berpedoman pada Peraturan Wali Kota Nomor 25 Tahun 2025 tentang Pedoman Pemberian Uang Kuliah Tunggal, dengan alokasi anggaran tahun ini sebesar Rp 20 miliar untuk membiayai 2.038 mahasiswa.
Skema UKT mencakup seluruh jenjang pendidikan tinggi, mulai dari Diploma 3 (D3), Diploma 4 (D4), Sarjana (S1), Profesi, Spesialis, Magister (S2), hingga Doktor (S3).
Setiap jenjang memiliki batas waktu kelulusan yang berbeda, antara lain: D3 enam semester, D4/S1 delapan semester, S2 empat semester, S3 enam semester, Profesi dua semester, dan Spesialis empat semester.
Syarat umum penerima mencakup domisili minimal tiga tahun di Bontang serta IPK 3,2–3,5, dengan ketentuan bahwa penerima tidak sedang mendapatkan beasiswa lain.
Bantuan UKT diberikan setiap tahun agar mahasiswa dapat fokus menyelesaikan pendidikannya.
Baca Juga: Dugaan SPK Fiktif di Pemkot Bontang Diselidiki Polisi, Wali Kota: Jika Terbukti, Akan Ditindak
“Program ini kami hadirkan agar tidak ada lagi anak Bontang yang putus kuliah karena biaya,” tutup Neni.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gelar Bukan Segalanya, Boni Hargens Sepakat dengan Prof Gayus Lumbuun Soal Aturan Sidang S3
- 7 Cara Menghilangkan Kerak Gosong di Bawah Setrika agar Tidak Lengket dan Mengkilap
- Wakapolri Minta Jajaran Siap Hadapi Isu Aksi 'Black September', Apa Itu?
- Anak Buah Prabowo Curigai Alat Antek Asing di Balik Erupsi 6 Gunung, Netizen: Alam Saja Kena Fitnah
- 5 Menit Kota Makassar Diguyur Hujan
Pilihan
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
Terkini
-
Kalimantan Dikepung Kabut Asap, BMKG Perketat Pantauan Hotspot
-
Jadi Tulang Punggung Inklusi Keuangan, BRI Sambut Baik Arahan Prabowo
-
Otorita IKN Larang Bakar Lahan di Kawasan Tahura Bukit Soeharto
-
Modus Pembakaran Hutan: Dibayar Rp500 Ribu, Lahan Hangus Ditanami Sawit
-
4 Petugas Tumbang di Tengah Pemadaman Karhutla Muara Badak