-
- 1.705 tenaga honorer PPU yang tidak lulus seleksi PPPK 2024 diusulkan menjadi PPPK paruh waktu, menunggu penerbitan NIP dari BKN.
- Proses penerbitan NIP dan SK menjadi kunci agar peralihan status rampung dan memberi kepastian bagi tenaga kerja.
- Peralihan status diharapkan meningkatkan motivasi kerja dan kualitas pelayanan, terutama di wilayah Penajam Paser Utara yang sebagian masuk dalam kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN).
SuaraKaltim.id - Sebanyak 1.705 tenaga honorer atau tenaga harian lepas (THL) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), yang tidak lolos seleksi PPPK 2024, tengah menunggu proses beralih status menjadi PPPK paruh waktu.
Hal itu disampaikan Pelaksana tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten PPU, Ainie, Kamis, 9 Oktober 2025.
"Pemerintah kabupaten mengusulkan 1.705 THL yang tidak lulus seleksi penerimaan PPPK 2024, menjadi PPPK paruh waktu," ujarnya, disadur dari ANTARA, Rabu, 15 Oktober 2025.
Dalam seleksi CPNS dan PPPK 2024, tercatat sebanyak 171 orang lulus CPNS, PPPK tahap pertama 525 orang, dan PPPK tahap kedua 69 orang.
Proses penerbitan nomor induk pegawai (NIP) menjadi faktor penting agar peralihan status honorer ke PPPK paruh waktu bisa rampung dan memberi kepastian bagi tenaga kerja.
"Pengangkatan THL menjadi PPPK paruh waktu, masih menunggu penerbitan NIP dari BKN," jelas Ainie.
Setelah NIP diterbitkan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN), pemerintah kabupaten berencana menerbitkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan PPPK paruh waktu bagi 1.705 tenaga honorer tersebut.
Proses ini diharapkan dapat meningkatkan motivasi kerja serta kualitas pelayanan kepada masyarakat di wilayah yang sebagian daerahnya masuk dalam bagian Ibu Kota Nusantara (IKN) ini.
Baca Juga: PPU Pacu Akses Air Bersih di Sekitar IKN Lewat Skema Pamsimas Desa
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
4 Sepatu Running Lokal yang Populer, Nyaman Maksimal buat Lari Harian
-
Kasus Korupsi Tambang Rp500 Miliar, Eks Kadistamben Kutai Kartanegara Ditahan
-
BRI Sepakat Tebar Dividen Rp52,1 Triliun, Cek Jadwal Detail dan Pembagiannya
-
Perkuat Ekosistem Digital, BRI Hadirkan Fitur Tebus Gadai di BRImo
-
Polemik Iuran BPJS Memanas, Wali Kota Samarinda Tantang Tim Ahli Gubernur Kaltim