-
- Pemkab PPU menargetkan 30 ribu peserta didik dari jenjang PAUD hingga SMP sebagai penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
- Program MBG yang dikoordinasikan Badan Gizi Nasional (BGN) sudah berjalan di sebagian wilayah, termasuk kawasan yang masuk dalam Ibu Kota Nusantara (IKN).
- Untuk mempercepat pelaksanaan dan pemerataan, Pemkab PPU berencana menggelar uji coba MBG mandiri dengan pendanaan dari APBD.
SuaraKaltim.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara (PPU), terus memperluas jangkauan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi peserta didik di berbagai jenjang pendidikan.
Tahun ini, sedikitnya 30 ribu anak usia PAUD/TK, SD, dan SMP ditargetkan menjadi penerima manfaat program tersebut.
Hal itu disampaikan Bupati PPU, Mudyat Noor, saat berada di Penajam, Rabu, 8 Oktober 2025.
“Pemerintah kabupaten menargetkan sekitar 30 ribu peserta didik sebagai penerima manfaat program MBG,” ujar Mudyat, disadur dari ANTARA, Selasa, 14 Oktober 2025.
Menurutnya, pelaksanaan program ini telah mulai berjalan di bawah koordinasi Badan Gizi Nasional (BGN), meski cakupannya belum sepenuhnya merata di seluruh wilayah.
“Pelaksanaan program MBG diakomodasi Badan Gizi Nasional (BGN) dimulai tahun ini, kendati cakupan belum mencapai 100 persen,” tambahnya.
Hingga saat ini, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kecamatan Penajam telah menyalurkan 1.115 paket makanan bergizi ke 11 sekolah di jenjang PAUD/TK, SD, dan SMP di daerah yang sebagian wilayahnya masuk dalam Ibu Kota Nusantara (IKN) ini.
“MBG sudah berjalan, tetapi baru sebagian secara bertahap, target seluruh kecamatan bisa tersentuh,” jelas Mudyat.
Ia memastikan pelaksanaan program berjalan lancar dan menunjukkan hasil positif dalam memenuhi kebutuhan gizi anak-anak di sekolah.
Baca Juga: Daerah Penyangga IKN Ini Jalankan Program Gizi Mandiri Senilai Rp 11 Miliar
Mudyat juga menekankan pentingnya ketelitian dalam setiap tahapan, mulai dari proses memasak hingga distribusi agar kualitas makanan tetap terjaga.
Untuk mempercepat pelaksanaan, Pemkab PPU berencana melakukan uji coba MBG secara mandiri menggunakan dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
“Percepatan pelaksanaan sangat krusial agar manfaat, seperti peningkatan gizi, konsentrasi, dan semangat belajar, dapat segera dirasakan peserta didik,” tutupnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Didukung Dana Rp9,2 Miliar, Pemprov Kaltim Gesa Internet Gratis di 802 Desa
-
5 City Car Bekas Irit Selain Daihatsu-Toyota, Jagoan Jalanan Indonesia
-
Dinas ESDM Kaltim Perketat Kepatuhan Kerja Perusahaan Tambang
-
4 Serum Terbaik Mengandung Niacinamide: Bikin Kulit Sehat, Wajah Lebih Glowing
-
4 Daftar Mobil Bekas Boros tapi Dicari karena Tangguh dan Nyaman