-
- Kondisi flyover memburuk: Retakan panjang di dinding beton, cat memudar, dan bocor saat hujan membuat warga khawatir keselamatan terancam.
- Kurangnya perawatan rutin: Sejak peresmian 2016, belum terlihat pemeliharaan berkala dari pihak Pemkot Samarinda atau PUPR.
- Khawatirkan keselamatan pengguna: Warga menilai getaran truk berat memperparah kerusakan, dan flyover yang dulu simbol kebanggaan kini menjadi sumber kekhawatiran.
Namun, kemegahan awal kini memudar karena kurangnya pemeliharaan: beton retak, cat mengelupas, dan tampilan bawah jembatan tak lagi rapi.
Kondisi ini seolah menjadi cermin bahwa pembangunan bukan hanya soal megahnya proyek awal, tetapi juga tentang konsistensi pemeliharaan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda maupun Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) terkait kondisi flyover, meski warga telah berulang kali melaporkan kekhawatiran mereka melalui media sosial dan forum warga.
Di tengah geliat pembangunan infrastruktur baru di Kalimantan Timur (Kaltim), khususnya di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), fasilitas vital di ibu kota provinsi justru tampak luput dari perhatian.
“Kalau sampai ambruk, bukan cuma membahayakan nyawa orang, tapi juga mempermalukan kita sendiri. Ini dulu jadi kebanggaan warga Samarinda,” tutup Rini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- 5 Sampo Penghitam Rambut yang Tahan Lama, Solusi Praktis Tutupi Uban
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 4 Bedak Wardah Terbaik untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Bantu Samarkan Kerutan
- Bukan Sekadar Wacana, Bupati Bogor Siapkan Anggaran Pembebasan Jalur Khusus Tambang Tahun Ini
Pilihan
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
Terkini
-
4 Mobil Keluarga Bekas 50 Jutaan: Mesin Awet, Cocok Pemakaian Jangka Panjang
-
5 Rekomendasi Mobil Bekas 7 Penumpang Paling Nyaman, Irit dan Efisien
-
Investasi ke Kaltim Capai Rp70,43 Triliun, Diklaim Serap 50.706 Pekerja
-
4 Mobil Keluarga Bekas dari Daihatsu, Nyaman untuk 7 Penumpang
-
4 Mobil Bekas yang Muat hingga 10 Penumpang, Ruang Kabin Nyaman