-
Pemprov Kaltim menghadapi pemangkasan Dana Transfer ke Daerah (TKD) hingga Rp14,6 triliun pada 2026, sehingga harus menata ulang arah pembangunan dengan fokus pada efisiensi dan kemandirian fiskal.
-
DPRD Kaltim menegaskan pembangunan tidak boleh berhenti, dengan Ketua Komisi III Abdulloh menekankan agar proyek infrastruktur yang berdampak langsung bagi masyarakat tetap dijalankan meski secara bertahap.
-
Pemprov Kaltim menjadikan investasi sebagai strategi utama menutup celah fiskal, menawarkan proyek strategis kepada investor dan memperkuat kemitraan dengan Bank Indonesia untuk menciptakan ekosistem investasi berkelanjutan.
Ia menjelaskan,
sejumlah proyek strategis kini ditawarkan kepada investor, mulai dari Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Maloy Batuta Trans Kalimantan (MBTK), kawasan industri Bontang, hingga proyek pengolahan limbah menjadi energi.
Minat investor terhadap sektor lingkungan bahkan meningkat, dengan pengajuan pasokan limbah hingga 600 ton per hari untuk diolah menjadi energi terbarukan.
Selain itu, Pemprov Kaltim juga memperkuat kemitraan dengan Bank Indonesia melalui program Regional Investment Relation Unit (RIRU) untuk menjembatani akses modal dan memperkuat ekosistem investasi berkelanjutan.
Momentum Reformasi Pembangunan Daerah
Pemangkasan TKD menjadi ujian bagi daerah yang selama ini bergantung pada dana pusat.
Namun, bagi Kaltim, kondisi ini juga membuka ruang bagi transformasi ekonomi berbasis investasi dan kolaborasi.
Langkah Pemprov dan DPRD yang sejalan menunjukkan bahwa pembangunan bisa tetap berjalan dengan strategi baru—lebih selektif, efisien, dan inklusif. Jika kolaborasi dengan swasta berhasil, Kaltim berpeluang menjadi provinsi dengan kemandirian fiskal lebih kuat, tanpa harus menunggu penuh pada APBN.
Kontributor: Giovanni Gilbert
Baca Juga: BK DPRD Kaltim Panggil Anggota Dewan AG, Diduga Langgar Etika di Media Sosial
Berita Terkait
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Karhutla 20 Hektare di Samarinda, Api Tinggal 20 Meter dari Asrama Yonzipur
-
Karhutla Kaltim Tembus 9.500 Hektare dalam 3 Bulan, Kabut Asap Masih Mengancam
-
Karhutla Kalimantan: Polri Terjunkan 200 Brimob, 10 Anggota Bareskrim ke Kaltim-Kalteng
-
Sudah Terjadi Sejak 2009, Warga Berau Geram Pemadaman Listrik Kembali Berlanjut
-
Kebakaran Lahan di Tol Samarinda-Balikpapan, Petugas Terkendala Pasokan Air