-
Ribuan ulat bulu menyerang kawasan Taman Bebaya Samarinda, menyebabkan sejumlah warga dan pengunjung mengalami gatal-gatal akibat bulu halus yang terbawa angin.
-
BPBD dan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Samarinda turun langsung ke lokasi untuk melakukan pemantauan serta menyiapkan langkah penyemprotan menggunakan bahan ramah lingkungan.
-
Fenomena ini bersifat musiman, biasanya muncul saat musim hujan, dan pemerintah fokus melakukan pengendalian populasi ulat, bukan pemusnahan total, agar tak berdampak pada kesehatan masyarakat.
Ia menegaskan, tujuan utama dari langkah pemerintah bukan memusnahkan seluruh populasi ulat, melainkan menekan siklus hidupnya agar tidak berdampak pada kesehatan masyarakat.
“Intinya bukan pembasmian, tapi pengendalian. Kita harapkan ulat bulu ini tidak sempat bertelur lagi dan jumlahnya bisa menurun secara alami,” tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- Apa Varian Tertinggi Isuzu Panther? Begini Spesifikasinya
Pilihan
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Amukan Si Jago Merah Hanguskan 10 Rumah dan 2 Lapak di Bintaro
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
Terkini
-
Jadwal Imsakiyah Ramadan di Samarinda, Minggu 15 Maret 2026
-
Jadwal Buka Puasa Samarinda dan Sekitarnya, Sabtu 14 Maret 2026
-
Tol IKN Dibuka 13-29 Maret 2026 untuk Arus Mudik dan Balik Lebaran
-
Premi Asuransi Kesehatan Bisa Disesuaikan, Ini Penjelasan Industri
-
Jadwal Imsakiyah Ramadan di Samarinda, Jumat 13 Maret 2026