- Masyarakat Kaltim diminta mewaspadai ancaman penyakit Superflu.
- Imbauan merujuk laporan terkait masuknya varian baru influenza ke Indonesia.
- Pengawasan terus diperketat guna mencegah terjadinya penyebaran lokal.
SuaraKaltim.id - Warga Kalimantan Timur (Kaltim) diminta untuk tetap waspada terhadap ancaman penyakit Superflu, terutama mereka yang baru saja melakukan perjalanan luar negeri.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kaltim Jaya Mualimin menjelaskan imbauan ini merujuk pada laporan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) terkait masuknya varian baru influenza ke Indonesia sejak akhir Desember 2025.
"Dalam beberapa waktu terakhir, isu Superflu menjadi perhatian publik setelah dilaporkan terdeteksi di sejumlah wilayah di Tanah Air," ujar Jaya dikutip dari Antara, Senin (5/1/2026).
Hingga saat ini, Dinkes Kaltim mengonfirmasi bahwa kasus Superflu belum terdeteksi di wilayahnya. Namun, pengawasan terus diperketat guna mencegah terjadinya penyebaran lokal.
Jaya menekankan pentingnya kesadaran mandiri bagi para pelaku perjalanan internasional. Ia meminta warga yang merasakan gejala setelah pulang dari negara dengan tingkat kasus tinggi, seperti Amerika Serikat, untuk segera melapor.
"Masyarakat harus tetap waspada. Kami meminta pelaku perjalanan luar negeri yang mengalami gejala flu untuk segera memeriksakan diri ke puskesmas atau rumah sakit agar bisa segera ditangani secara medis," tuturnya.
Secara umum gejala Superflu menyerupai influenza biasa, seperti demam, batuk, pilek, dan nyeri tenggorokan.
Namun perbedaannya, kata dia, terletak pada durasi penyembuhan. Jika flu biasa umumnya pulih dalam waktu maksimal 10 hari, Superflu dapat bertahan lebih dari 14 hari.
Meski ada peringatan ini, Dinkes Kaltim meminta masyarakat untuk tidak panik secara berlebihan.
Warga diimbau untuk tetap konsisten menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), menjaga kebersihan lingkungan, mengonsumsi makanan bergizi, serta meningkatkan daya tahan tubuh sebagai langkah pencegahan utama. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 5 Serum Penumbuh Rambut Terbaik untuk Rambut Menipis dan Area Botak
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Disebut Terlibat Demo Protes Gubernur Kaltim, Wali Kota Samarinda Angkat Bicara
-
Berikut Ini 5 Pemenang Program BRI Debit FC Barcelona yang Siap Wujudkan Mimpi
-
Bahlil Minta KKKS Segera Beri PI ke Kaltim, Ingatkan Bisnis Hulu Migas Tak Dimonopoli
-
Temuan Cadangan Gas Baru di Cekungan Kutai, Disebut Hasilkan Triliunan Kubik
-
Jadwal dan Lokasi SIM Keliling di Samarinda Senin hingga Sabtu Mei 2026