- Seekor orang utan kembali diselamatkan dari kebun sawit di Long Sam, Kutim.
- Bayi orang utan yang diberi nama Jeck itu sempat diasuh oleh keluarga penemu.
- Pemeriksaan awal menunjukkan kondisi kesehatan Jeck cukup memprihatinkan.
"Namun, baginya tindakan itu masih normal. Walau, bagi animal keeper, kondisi itu pertanda baik. Karena, secara umum Jack mulai bisa melakukan penyesuaian. Bahkan, tidak takut lagi kepada manusia," terangnya.
Sementara itu, Kepala BKSDA Kaltim, M Ari Wibawanto, membenarkan adanya proses penyelamatan anak orangutan dari warga di wilayah Kutim tersebut.
Ia mengatakan laporan masyarakat menjadi kunci penting dalam penyelamatan satwa dilindungi.
"Beberapa waktu lalu, kita memang mendapatkan informasi dari masyarakat yang telah menemukan orangutan di pinggir kebun mereka. Kami tindak lanjuti laporan tersebut. Kita ambil hewan itu," jelas Ari.
Ia menambahkan, kondisi Jeck saat ini terus dipantau secara intensif.
Setelah dinyatakan sehat dan mampu bertahan hidup secara alami, pihaknya akan mempersiapkan proses pelepasliaran ke habitat aslinya di bawah pengawasan BKSDA Kaltim.
"Dari sisi kesehatannya semoga cepat membaik. Termasuk juga dari sisi keliarannya juga membaik. Sehingga, kami cepat melepaskan Jack ke alam liar. Sehingga, Jack bisa bertumbuh maksimal layaknya orang utan pada umumnya," tegasnya.
Kontributor: Yuliharto Simon
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Apa itu Whip Pink? Tabung Whipped Cream yang Disebut 'Laughing Gas' Jika Disalahgunakan
Pilihan
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
Terkini
-
4 Mobil Suzuki Bekas 80 Jutaan yang Layak Dibeli di 2026, Responsif dan Efisien!
-
Jeck, Bayi Orang Utan Kutim yang Diselamatkan dari Kebun Sawit
-
5 Mobil Bekas Bodi Bongsor Murah dan Fungsional, Siap Angkut Rombongan
-
5 Mobil Bekas untuk Keluarga dengan Biaya Operasional Rendah
-
Kolaborasi Merawat Bentang Alam Wehea-Kelay untuk Mitigasi Perubahan Iklim