- JATAM Kaltim menyoroti daerah aliran sungai dengan lubang tambang di Berau.
- Lubang pertambangan batu bara terlihat lebih dalam dari daerah aliran sungai (DAS).
- Kedekatan antara tambang dan aliran sungai menghadirkan ancaman dua arah.
SuaraKaltim.id - Aktivitas pertambangan batu bara di Daerah Aliran Sungai (DAS) Kelai, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur (Kaltim), kembali menjadi sorotan serius.
Hasil investigasi lapangan menunjukkan posisi lubang tambang terbuka yang sangat berdekatan dengan aliran utama Sungai Kelai, menciptakan kondisi rawan yang dinilai membahayakan lingkungan sekaligus keselamatan masyarakat di sekitarnya.
Situasi ini memunculkan kekhawatiran akan potensi kegagalan tanggul dan berulangnya bencana ekologis yang pernah terjadi sebelumnya.
Penelusuran lapangan dilakukan setelah sebuah video yang beredar luas di media sosial memperlihatkan lubang tambang dengan kedalaman yang tampak lebih rendah dibandingkan permukaan Sungai Kelai.
Untuk memastikan kebenaran visual tersebut, dilakukan investigasi langsung ke lokasi pertambangan batu bara di wilayah Berau. Hasil dokumentasi foto udara memperlihatkan jarak yang sangat terbatas antara area open pit tambang dan badan sungai utama.
Dokumentasi visual ini merupakan bagian dari investigasi lapangan yang dilakukan Jaringan Penulis Alam, sebuah wadah komunikasi jurnalis lintas media yang menaruh perhatian pada isu lingkungan dan tata kelola sumber daya alam.
Sejumlah media yang tergabung dalam jaringan tersebut terlibat langsung dalam pengumpulan data visual di lapangan.
Dari hasil investigasi, terlihat bahwa lubang tambang terbuka hanya dibatasi oleh tanggul tanah yang relatif sempit dari aliran Sungai Kelai.
Tanggul tersebut menjadi satu-satunya pemisah antara air sungai dan lubang tambang yang memiliki kedalaman signifikan.
Kondisi tanggul tidak hanya dinilai kritis dari sisi jarak, tetapi juga dari fungsinya. Di bagian atas tanggul tampak jalur operasional kendaraan berat yang digunakan untuk aktivitas pertambangan.
Lalu lintas alat berat dengan beban besar serta getaran yang ditimbulkan secara terus-menerus dinilai berpotensi melemahkan struktur tanggul dan meningkatkan risiko ketidakstabilan.
Kedekatan antara tambang dan sungai menghadirkan ancaman dua arah. Masuknya air Sungai Kelai ke area tambang berpotensi menenggelamkan pit aktif, sementara runtuhan material tambang ke sungai dapat mencemari air, mempercepat sedimentasi, dan memperparah pendangkalan Sungai Kelai yang selama ini menjadi sumber kehidupan masyarakat sekitar.
Situasi tersebut mengingatkan pada insiden jebolnya tanggul tambang PT Rantaupanjang Utama Bhakti di Kecamatan Sambaliung pada Mei 2021.
Saat itu, luapan Sungai Kelai merobohkan tanggul perusahaan dan menggenangi lubang tambang aktif. Dampaknya, akses darat menuju Kampung Bena Baru terputus dan warga terpaksa mengungsi ke wilayah yang lebih tinggi.
Dalam peristiwa tersebut, tidak terdapat sistem peringatan dini yang memadai. Warga tidak menerima alarm atau peringatan sebelum air meluap dan menggenangi permukiman serta fasilitas publik.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
- 5 HP Android dengan Kualitas Setara iPhone 13 Pro dan iPhone 13 Pro Max
Pilihan
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
Terkini
-
Gubernur Rudy Mas'ud Ungkap Nasib PPPK Kaltim di Tengah Aturan APBD Baru
-
Peserta Haji Kaltim yang Wafat Tahun Ini Meningkat Akibat Cuaca Ekstrem
-
BRI Raih Best Private Bank di Indonesia Versi Global Private Banker di Singapura
-
Layanan BRImo Makin Diapresiasi Nasabah, Buka Rekening Makin Mudah
-
BRI Melayarkan Bank ke Laut, Teras Kapal Jangkau 27 Pulau di Indonesia