Eko Faizin
Minggu, 19 April 2026 | 16:55 WIB
Eks Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto. [Suara.com/Stephanus Aranditio]
Baca 10 detik
  • Dewan Penasehat Tim Ahli Gubernur Kaltim, Bambang Widjojanto mengomentari aksi 21 April.
  • Bambang mengingatkan, jangan sampai unjuk rasa tersebut ditunggangi berdalih suara rakyat.
  • Dia mencium upaya sengaja untuk mengemas gerakan seolah-olah murni sebagai aspirasi rakyat.

Endar menyebut, sebanyak sekitar 1.700 personel gabungan akan diterjunkan untuk mengamankan jalannya aksi di dua titik utama, yakni Kantor DPRD Kaltim dan Kantor Gubernur Kaltim.

"Personel kami siapkan sekitar 1.700, dibantu TNI, Satpol PP, tenaga kesehatan, damkar, dan unsur terkait lainnya," ujarnya.

Sebelum pelaksanaan aksi, Polda Kaltim juga telah menggelar pertemuan dengan sejumlah tokoh masyarakat dan tokoh agama di daerah tersebut.

Pertemuan tersebut dihadiri berbagai elemen, termasuk perwakilan organisasi keagamaan dan tokoh publik, guna membahas situasi keamanan dan harapan menjelang aksi.

"Hasilnya, kita semua sepakat untuk menjaga Kalimantan Timur tetap kondusif, tertib, dan aman," tutur Endar.

Load More