Eko Faizin
Selasa, 21 April 2026 | 11:48 WIB
Kapolda Kaltim Irjen Pol Endar Priantoro saat memberikan keterangan di Polresta Samarinda, Jumat (17/4/2026). [Ist]
Baca 10 detik
  • Polda Kaltim mengerahkan 2.263 personel gabungan saat aksi 21 April.
  • Penebalan pengamanan ini untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan.
  • Aparat juga berencana memasang pagar kawat berduri di lokasi demonstrasi.

SuaraKaltim.id - Sebanyak 2.263 personel gabungan disiagakan di sejumlah titik strategis di Samarinda untuk aksi unjuk rasa Aliansi Perjuangan Masyarakat (APM) Kaltim pada 21 April 2026.

Pengamanan skala besar tersebut dipusatkan di Kantor DPRD Kaltim dan Kantor Gubernur Kaltim.

Kapolda Kalimantan Timur (Kaltim), Irjen Pol Endar Priantoro, menyatakan penebalan pengamanan ini bertujuan mengantisipasi potensi gangguan keamanan.

"Total personel yang kami libatkan ada 2.263 orang, terdiri dari kepolisian, TNI, dan instansi terkait," ujarnya dikutip dari Kaltimtoday--jaringan Suara.com.

Selain ribuan personel, aparat juga berencana memasang pagar kawat berduri di lokasi aksi.

Endar menegaskan bahwa pemasangan pembatas fisik tersebut bukan untuk membatasi aspirasi, melainkan upaya pencegahan terhadap tindakan anarkis.

"Itu untuk mencegah pihak yang tidak bertanggung jawab. Kalau tidak ada niat buruk, tentu tidak menjadi masalah," ungkap Kapolda.

Meski menyiagakan ribuan pasukan, Endar memastikan pendekatan yang digunakan tetap mengedepankan sisi humanis.

Kapolda menekankan bahwa langkah preemtif dan preventif akan menjadi prioritas utama petugas di lapangan.

Terkait penggunaan gas air mata, Kapolda menyebut hal itu merupakan opsi terakhir.

Penggunaannya hanya akan dilakukan jika terjadi eskalasi situasi yang membahayakan dan sesuai dengan prosedur tetap yang berlaku.

"Penggunaan gas air mata ada tahapannya. Kalau diperlukan akan digunakan," jelas Endar.

Kapolda juga mengimbau massa aksi untuk waspada terhadap pihak-pihak yang berpotensi menunggangi demonstrasi tersebut.

Endar meminta peserta aksi segera melapor jika menemukan hal-hal mencurigakan di tengah barisan.

Pesan Khusus buat Aparat Keamanan

Load More