- Massa unjuk rasa mulai memadati di depan Kantor DPRD Kaltim, Selasa (21/4/2026).
- Mahasiswa memasang spanduk berisi 3 tuntutan terhadap DPRD dan Gubernur Kaltim.
- Sementara Polda Kaltim menyiagakan 2.263 personel gabungan untuk pengamanan.
SuaraKaltim.id - Massa aksi 21 April mulai melakukan orasi dan tuntutan di depan Kantor DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) Samarinda, Selasa (21/4/2026) siang.
Dalam unjuk rasa tersebut, mahasiswa menyampaikan tuntutan yang tertulis. Dalam tuntutannya, pertama, mereka meminta seluruh kebijakan Pemprov Kaltim diaudit.
Kedua, stop praktik KKN di Kaltim, serta ketiga mendesak DPRD Kaltim segera bersikap dan menjalankan fungsi pengawasan secara total.
Pada momen tersebut, beberapa mahasiswa juga sempat memanjat papan iklan yang sebelumnya menampilkan gambar Ketua Dewan dan anggotanya.
Massa mahasiswa merobek gambar dan menggantikan dengan spanduk buatan mereka yang bertuliskan 3 tuntutan.
Diketahui, Polda Kaltim menyiagakan 2.263 personel gabungan dalam aksi unjuk rasa di Kantor DPRD Kaltim dan Kantor Gubernur Kaltim pada 21 April 2026.
Kapolda Kaltim, Irjen Pol Endar Priantoro, menyatakan penambahan pengamanan demonstrasi tersebut bertujuan mengantisipasi potensi gangguan keamanan.
"Total personel yang kami libatkan ada 2.263 orang, terdiri dari kepolisian, TNI, dan instansi terkait," ujarnya.
Meski menyiagakan ribuan pasukan, Endar memastikan pendekatan yang digunakan tetap mengedepankan sisi humanis.
Kapolda menekankan bahwa langkah preemtif dan preventif akan menjadi prioritas utama petugas di lapangan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Mahasiswa Sampaikan 3 Tuntutan dalam Aksi 21 April di Kantor DPRD Kaltim
-
Polda Kaltim Kerahkan 2.263 Personel-Pasang Kawat Berduri, Gas Air Mata Opsi Terakhir!
-
Ketua MUI Kaltim Sampaikan Pesan Khusus buat Massa Demo dan Aparat Keamanan
-
Wali Kota Samarinda Jelaskan Polemik Sewa Land Rover Defender buat Mobil Dinas
-
Pagar Kantor Gubernur Dipasang Kawat Berduri, Massa Aksi 21 April: Nggak Takut!