Selain Virus Corona, Kota Bontang Juga Hadapi Wabah Flu Burung

Terdapat 2 titik yang berpotensi paling banyak menyebabkan kematian unggas yakni daerah Kampung Jawa dan RT 22 di Kelurahan Bontang Baru.

Yovanda Noni
Rabu, 18 November 2020 | 10:00 WIB
Selain Virus Corona, Kota Bontang Juga Hadapi Wabah Flu Burung
Petugas Dinas Ketahanan Pangan Perikanan dan Pertanianan (DKP3) Bontang melalui Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) Kota Bontang melakukan penyemprotan desinfektan di kandang unggas. [foto : Fatahillah Awaluddin]

SuaraKaltim.id - Dilaporkan ratusan unggas mendadak mati di Kota Bontang, Kalimantan Timur, karena terserang flu burung.

Hal itu berdasar hasil pemeriksaan Dinas Ketahanan Pangan Perikanan dan Pertanianan (DKP3) Bontang melalui Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) Kota Bontang.

Kepala Seksi Pelayanan Kesehatan Hewan DKP3 Bontang Riyono menjelaskan, sejak 20 Oktober 2020 hingga 17 November 2020, ditemukan 230 unggas jenis ayam mati akibat flu burung.

Jumlah temuan itu hanya berada di satu kelurahan yakni Kelurahan Bontang Baru.

Baca Juga:Wabah Flu Burung, Denmark Musnahkan 25.000 Ekor Ayam Ternak

“Dari hasil rapid testnya dan uji PCR diketahui unggas tersebut mati lantaran terjangkit virus flu burung,” kata Riyono, Rabu (18/11/2020).

Sejauh ini, tambah Riyono, virus flu burung yang menyerang ungas milik warga yang dimiliki secara pribadi. Bukan kendang ayam potong yang selama ini beredar di pasaran.

“Setelah mengetahui hasil rapid testnya positif, kami kemudian mengambil 15 sampel dari 3 tempat berbeda untuk di lakukan uji swab, dan hasilnya sebagaian besar unggas terjangkit virus flu burung,” papar Riyono.

Terdapat 2 titik yang berpotensi paling banyak menyebabkan kematian unggas yakni daerah Kampung Jawa dan RT 22 di Kelurahan Bontang Baru.

Sementara hasil pemeriksaan di kelurahan lain hasilnya negatif meski ditemukan unggas mati mendadak.

Baca Juga:Ada Kasus Flu Burung, Jerman Imbau Peternak Pelihara Ayam di Dalam Ruangan

“Temuan kematian unggas paling banyak itu milik seorang warga di Bontang Baru, dari 150 ekor unggas berjenis ayam Bangkok miliknya, sebanyak 90an unggas miliknya yang mati,” kata Riyono.

Untuk mengantisipasi penyebaran Flu Burung, Pemerintah Kota Bontang telah melakukan sterilisasi dan penyemprotan disinfektan ke kendang milik warga.

Selain itu, pengambilan sampel untuk uji PCR flu burung juga telah dilakukan.

“Pemeriksaan PCR kita kirim ke Laboratorium Keswan Dinas Peternakan Provinsi yang berada di Kota Samarinda. Pemeriksaan dilakukan ke unggas yang masih hidup yang terdapat kematian di satu kandangnya namun tidak dilaporkan,” paparnya.

Kontributor : Fatahillah Awaluddin

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini