alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

BPBD Kabupaten Paser Sebut Delapan dari 10 Kecamatan Rawan Banjir

Chandra Iswinarno Jum'at, 27 November 2020 | 17:54 WIB

BPBD Kabupaten Paser Sebut Delapan dari 10 Kecamatan Rawan Banjir
BPBD Kabupaten Paser menyatakan delapan dari 10 kecamatan di wilayahnya rawan banjir. [Antara]

BPBD Kabupaten Paser menyatakan delapan dari 10 kecamatan di wilayahnya rawan banjir.

SuaraKaltim.id - Delapan dari 10 kecamatan yang ada di Kabupaten Paser dinyatakan sebagai daerah rawan banjir. Pernyataan tersebut disampaikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Paser.

Wilayah yang rawan banjir tersebut meliputi Kecamatan Long Kali, Long Ikis, Kuaro, Muara Komam, Batu Sopang, Muara Samu, dan Pasir Belengkong serta Tanah Grogot.

"Kami sudah petakan ada delapan kecamatan yang rawan banjir di saat curah hujan tinggi," kata Kepala Pelaksana BPBD Paser Edward Effendi seperti dilansir Antara pada Jumat (27/11/2020).

Menurutnya, pemetaan wilayah tersebut dilakukan BPBD Paser sebagai bentuk antisipasi awal sebelum banjir terjadi, sehingga masyarakat perlu mengetahui dan mengambil langkah antisipasi serta dapat meminimalisasi dampak-dampaknya. 

Baca Juga: Sungai Meluap, 3.222 Rumah di Tebing Tinggi Terendam Banjir

Dia juga mengemukakan, pada tahun 2019 sejumlah wilayah di Kabupaten Paser pernah mengalami banjir yang cukup parah.

Berdasarkan pengalaman itu, pihaknya mengambil langkah antisipatif dengan mempersiapkan sejumlah pos-pos di setiap wilayah.

"Hal itu untuk memudahkan proses evakuasi korban dan langkah lain di lapangan," ucapnya.

Dia menjelaskan, dalam penanganan banjir BPBD Paser melibatkan seluruh stakeholder seperti TNI-Polri, Satpol PP, relawan dan masyarakat.

Edward juga mengimbau masyarakat  agar selalu tetap siaga, terutama saat curah hujan tinggi.

Baca Juga: Gegara Banjir, Warga Cipta Asri Geruduk Pengembang Perumahan Renggali Raya

"Saat hujan turun, masyarakat di wilayah yang biasa terjadi banjir agar waspada supaya cepat mengambil langkah antisipasi," ujarnya. (Antara)

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait