alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Pasien Covid-19 di Balikpapan Membludak, Pemkot Tambah Dua RS Rujukan

Chandra Iswinarno Selasa, 19 Januari 2021 | 19:12 WIB

Pasien Covid-19 di Balikpapan Membludak, Pemkot Tambah Dua RS Rujukan
Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi pada Selasa (19/1/2021) mengumumkan penambahan dua rumah sakit tambahan untuk pasien Covid-19. [Inibalikpapan]

Pemkot Balikpapan menambah dua rumah sakit untuk melayani pasien Covid-19. Sebelumnya, hanya ada sembilan rumah sakit rujukan untuk pasien Covid-19.

SuaraKaltim.id - Melonjaknya tambahan kasus harian Covid-19 di Kota Balikpapan yang terus konsisten di atas angka 100 kasus dalam beberapa hari terakhir, membuat pemkot setempat menambah dua rumah sakit untuk melayani pasien Covid-19.

Untuk diketahui, saat ini tempat tidur di rumah sakit rujukan pasien Covid-19 semakin sedikit. Apalagi pada hari ini, pada Selasa (19/1/2021), ada penambahan kasus baru Covid-19 di Balikpapan sebanyak 202 kasus.

Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi yang juga Ketua Gugus Tugas Covid-19 menyatakan, saat ini sudah ada tambahan dua rumah sakit untuk menangani pasien Covid-19 di Kota Minyak tersebut.

"Perlu diketahui, saat ini sudah ada 11 rumah sakit yang menangani Covid-19 yang sebelumnya hanya sembilan rumah sakit. Penambahan dua rumah sakit dari RS TNI AU LANUD Balikpapan dan RS Medika Utama Manggar," kata Rizal seperti dikutip dari akun Instagram pemkot-balikpapan pada Selasa (19/1/2021).

Baca Juga: Warga Berusia Muda Masih Mendominasi Kasus Harian Covid-19 Balikpapan

Dia juga mengemukakan, dari total tempat tidur pasien Covid-19 yang tersedia awalnya sebanyak 459, kini telah terisi sebanyak 423 tempat tidur.

"Sedangkan, ruang ICU ada 37 dan sudah terisi 33 tempat tidur, yang sisanya empat tempat tidur untuk pasien bayi dan anak-anak," ujarnya. 

Dia juga menambahkan, kebijakan PPKM pada prinsipnya diberlakukan sebagai upaya menjamin keselamatan masyarakat di tengah peningkatan kasus Covid-19 yang masih tinggi.

"Supaya PPKM terlaksana dengan baik, dibutuhkan kerja sama antara pemerintah dan masyarakat. Dukungan masyarakat dan dunia usaha agar kebijakan tersebut sukses menekan kasus Covid-19 diperlukan", ungkapnya.

Untuk diketahui, Tren peningkatan kasus positif Covid-19 Balikpapan pada hari kelima penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) malah menciptakan rekor baru.

Baca Juga: Kasus Covid-19 Balikpapan Catat Rekor Baru, Hari Ini Tambah 202 Orang

Tercatat pada Selasa (19/1/2021) jumlah pasien baru Covid-19 di Kota Balikpapan sentuh angka 202 orang.

Secara akumulatif hingga saat ini, ada 8.139 kasus positif Covid-19 dan menjadikannya yang tertinggi di Kaltim.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait