Body Sepeda Motor Seperti Panuan? Mungkin Ini Penyebabnya

Sepeda motor kerap diparkir di area tanpa atap? Mungkin itulah penyebabnya. Konsekuensinya begini.

RR Ukirsari Manggalani | Manuel Jeghesta Nainggolan
Senin, 25 Januari 2021 | 16:25 WIB
Body Sepeda Motor Seperti Panuan? Mungkin Ini Penyebabnya
Deretan sepeda motor di ajang modifikasi. Sebagai ilustrasi parkir di lokasi dilengkapi atap atau kanopi [Suara.com / Manuel Jeghesta]

SuaraKaltim.id - Kerap menunggang sepeda motor kesayangan dan lalai menempatkannya di tempat parkir yang dilengkapi kanopi atau atap? Mungkin saja penampilannya jadi kusam, karena  area parkir motor di ruang terbuka  bisa memberikan dampak negatif pada kondisi sepeda motor, terutama bagian eksterior.

Hal ini dikarenakan faktor cuaca di Indonesia yang fluktuatif sehingga dalam jangka waktu lama, kondisi eksterior bisa rusak. Demikian disebutkan oleh Wahana Honda.

Berikut adalah beberapa bagian dari motor yang bisa mengalami kerusakan bila dibiarkan terus-menerus parkir di tempat tanpa atap.

Perhatikan bagian blok mesin saat dicuci. Sebagai ilustrasi [Shutterstock].
Membersihkan motor dengan cara dicuci, agar selalu terhindar dari kotoran. Sebagai ilustrasi [Shutterstock].

Bagian sepeda motor yang rawan rusak karena pergantian cuaca:

Baca Juga:Best 5 Oto: Lowongan Kerja Elon Musk, Cukur Mewah Bonus Harley-Davidson

  • Bagian yang paling terlihat perubahannya jika motor sering parkir di atap terbuka adalah catnya. Awalnya, pada permukaan body sepeda motor ini akan timbul bercak jamur, berasal dari titik air yang mengering, dan lama-lama berdampak ke lapisan cat. Dilihat sepintas seperti panu di body sepeda motor.
  • Jika lama dibiarkan membuat warna cat memudar dan tidak bisa mengilap lagi.
  • Dan tidak hanya pada cat, komponen body yang transparan juga memperoleh dampak buruk.
  • Semisal pada bagian speedometer dan mika lampu yang terbuat dari bahan plastik transparan. Pada area ini, dalam jangka waktu yang lama, dapat timbul retak jika sering terkena panas matahari.
  • Beralih ke bagian plastik dan karet di body yang berwarna hitam seperti pada bagian sepatbor belakang. Lambat laun, jika komponen body ini sering terkena panas matahari dan hujan, cat bisa memudar atau berwarna keputihan, permukaannya muncul guratan retak-retak dan getas.

Jika sudah demikian, agar tampilan kembali seperti sedia kala, pemilik motor perlu mengganti komponen ini.

Dari beberapa dampak kerusakan itu, sebaiknya selalu diusahakan agar motor diparkir di tempat yang beratap.

Lalu bagaimana jika hal sulit dilakukan?

Pemilik motor dapat memanfaatkan sarung atau cover motor sebagai pelindung eksterior dari panas matahari dan hujan.

Baca Juga:Tips Rawat Mobil Bertransmisi Otomatis, Ini Pertanda Bila Ada Masalah

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini