Kasus Kematian Herman di Penjara, LBH Samarinda: Polisi Harus Transparan

Kekinian, kasus kekerasan yang dilakukan sejumlah polisi hingga mengakibatkan Herman meninggal di penjara Mapolresta Balikpapan bakal dibawa ke ranah pidana

Chandra Iswinarno
Rabu, 17 Februari 2021 | 13:18 WIB
Kasus Kematian Herman di Penjara, LBH Samarinda: Polisi Harus Transparan
ilustrasi jenazah. Kasus tewasnya Herman di dalam penjara Mapolresta Balikpapan kini dalam masa penyidikan. Sejumlah saksi dari pihak keluarga Herman diminta keterangannya di Mapolda Kaltim.

SuaraKaltim.id - Kasus meninggalnya seorang tahanan bernama Herman (29) di dalam penjara Mapolresta Balikpapan saat ini memasuki fase lanjutan yakni polisi meminta keterangan saksi dari keluarga. Kekinian, kasus kekerasan yang dilakukan sejumlah polisi hingga mengakibatkan Herman meninggal bakal dibawa ke ranah pidana

Pengacara keluarga korban dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Samarinda Bernard Marbun menyampaikan, kabar terbaru, Polda Kaltim telah meminta keterangan tiga saksi dari pihak keluarga.

“Tiga orang saksi masing-masing pelapor adik korban bernama Dini, paman korban Ismail dan Salimin sudah menjalani pemeriksaan di Diterskrimum Polda Kaltim," ujarnya seperti dilansir Inibalikpapan.com-jaringan Suara.com pada Rabu (17/2/2021).

Selain tiga saksi tersebut, penyidik dari Polda Kaltim masih akan meminta keterangan saksi lain.

Baca Juga:DPR Desak Identitas Polisi Penganiaya Herman Hingga Tewas di Tahanan Dibuka

”Tidak menutup kemungkinan akan dikenakan sanski pidana jika ditemukan unsurnya,” ujarnya.

Lebih jauh, dia mengemukakan, ada kemungkinan pemeriksaan tidak hanya di sidang etik Polri. Tetapi juga, terbuka kemungkinan akan dibawa ke ranah pidana umum.

“Sesuai keterangan dari Kadivhumas Mabes Polri, para pelaku penganiayaan selain menjalani pemeriksaan di sidang etik polri, juga tidak menutup kemungkinan akan dikenakan sanksi pidana,” ujarnya

Lantaran itu, dia mendesak agar Polda Kaltim bisa terbuka dan transparan dalam menangani kasus tersebut.

“Kepolisian harus terbuka dalam menyampaikan keterangan, karena publik tahu,” ujarnya.

Baca Juga:Kasus Kematian Herman di Sel, Kapolda: Sekarang Aja Baru Ramai Informasinya

Kasus kematian Herman di dalam tahanan Markas Polresta Balikpapan terus menjadi sorotan. Terbaru, DPR mendesak agar identitas polisi yang melakukan aksi kekerasan hingga menyebabkan Herman meninggal, dibuka ke publik.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini