alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Pemancing Saat Abrasi Dekat Jembatan Mahkota II Ditemukan Meninggal Dunia

Sapri Maulana Selasa, 27 April 2021 | 09:54 WIB

Pemancing Saat Abrasi Dekat Jembatan Mahkota II Ditemukan Meninggal Dunia
Tim SAR melakukan evakuasi terhadap jenazah korban pemancing yang sempat hilang. [Dok Basarnas Kaltim]

Setelah menemukan korban, tim SAR gabungan kemudian melakukan evakuasi dan jenazah dibawa ke rumah sakit AWS Samarinda guna keperluan visum.

SuaraKaltim.id - Pemancing yang melompat ke Sungai Mahakam untuk menyelamatkan diri dari abrasi dekat penyangga jembatan Mahkota II bernama Aan Riyadi (22) akhirnya ditemukan tim SAR gabungan dengan kondisi meninggal dunia, Selasa (27/4/2021).

Informasi yang dihimpun, jenazah korban ditemukan sekira pukul 08.00 WITA dengan jarak sekitar satu kilo meter dari lokasi kejadian.

Setelah menemukan korban, tim SAR gabungan kemudian melakukan evakuasi dan jenazah dibawa ke rumah sakit AWS Samarinda guna keperluan visum.

"Benar, pagi ini tim SAR gabungan sudah menemukan korban dengan kondisi meninggal dunia. Masih dilakukan evakuasi ke rumah sakit," ujar Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Balikpapan (Basarnas Kaltim) Melkyanus Kotta dalam keterangannya.

Baca Juga: Jembatan Mahkota II Samarinda Ditutup Total Sampai Waktu Belum Ditentukan

Ditambahkan Melky, usai dilakukan visum di rumah sakit, jenazah korban akan diserahkan kepada pihak keluarga di mana rumah duka berada di Jalan Kopi RT 16 Kelurahan Bukuan Kecamatan Palaran, Kota Samarinda.

Sementara saat disinggung soal kondisi jembatan Mahkota 2 yang masih rawan, Melky mengaku pihaknya masih siaga di lokasi guna mengantisipasi hal yang tidak dinginkan baik di posko maupun kantor mereka.

"Sesuai rapat kemarin, keputusan wali kota jembatan untuk sementara ditutup. Jadi tim SAR tetap siaga di posko maupun di kantor," ungkapnya.

Sebelumnya, pemancing bernama Aan Riyadi hilang di Sungai Mahakam persis dekat jembatan Mahkota 2, Minggu (25/4/2021) siang.

Kejadian bermula saat korban bersama temannya, Galih Saputra (20) pergi memancing ke lokasi. Setibanya di pinggir sungai Mahakam itu, tiba-tiba tanah mengalami abrasi dan hendak menimpa keduanya.

Baca Juga: Wali Kota Samarinda Minta Jangan Ada Spekulasi Kondisi Jembatan Mahkota II

Guna untuk menyelamatkan diri, keduanya pun langsung melompat ke sungai.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait