alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Dibuka Sebelum Lebaran? Ini Kabar Terbaru Penutupan Jembatan Mahkota II

Sapri Maulana Senin, 10 Mei 2021 | 20:06 WIB

Dibuka Sebelum Lebaran? Ini Kabar Terbaru Penutupan Jembatan Mahkota II
Road barrier yang berukuran 500 kilogram digunakan menutup akses Jembatan Mahkota II dari sisi Sungai Kapih. [SuaraKaltim.id/Jifran]

Pemkot Samarinda, kata Andi harun, juga membutuhkan anggaran pengamanan pylon Jembatan Mahkota II sekitar Rp 50 miliar.

SuaraKaltim.id - Jembatan Mahkota II di Kota Samarinda rencana akan dibuka sebelum lebaran. Namun, kemungkinan rencana tersebut belum bisa direalisasikan.

Wali Kota Samarinda Andi Harun menjelaskan, terkait pembukaan jembatan, masih menunggu pernyataan Kementerian PUPR.

Pemkot Samarinda, kata Andi harun, juga membutuhkan anggaran pengamanan pylon Jembatan Mahkota II sekitar Rp 50 miliar.

Andi Harun memaparkan, sudah ada hasil pemeriksaan yang menyatakab kondisi jembatan relative aman dari PT Nindya Karya, Balai P2JK Wilayah Kalimantan Timur, Ditjen Bina Konstruksi Kementerian PUPR, dan Konsultan Pemkot Samarinda.

Baca Juga: Tragis, Pemuda Sungai Kapih Lompat dari Jembatan Mahkota II di Depan Ibunya

"Pemkot membutuhkan pernyataan resmi, dan yang memiliki kewenangan menurut undang-undang adalah Kementerian PUPR. Kalau sudah saya terima berkasnya, baru saya bisa buka jembatannya," ucap Andi Harun, Senin (10/5/2021) dilansir Presisi.co, media jaringan Suara.com.

Wali Kota Samarinda Andi Harun juga telah menandatangani berkas yang dimaksud untuk ditujukan kepada Kementerian PUPR pada Senin 10 Mei 2021. Dikirim bersamaan melalui pos kilat dan WhatsApp.

"Mudah-mudahan satu atau dua hari ini ada jawaban," papar Andi Harun.

Mantan wakil ketua DPRD Kaltim ini menjelaskan, sebelumnya dua hasil survei yang berbeda. Satu survei menyebut terjadi pergeseran, dan satu survei lagi menyatakan tidak. Penyebabnya, yang satu pakai metode survei koordinat lokal, dan yang satunya lagi koordinat global.

"Daripada berbelit-belit, waktu itu ada Direktur Jembatan minta menggunakan total station yang sama dan di koordinat yang sama. Terakhir, pada beberapa kali survei, jembatan relatif aman dan tidak mengandung potensi risiko besar," sebutnya.

Baca Juga: Pria di Samarinda Nekat Lompat ke Sungai Mahakam dari Jembatan Mahkota II

Jika proyek SPAM Perumdam Tirta Kencana Samarinda dilanjutkan, Andi Harun meminta diadakan proyek pengamanan pylon.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait