Keras! DPR Minta Menkes Mengundurkan Diri, Dinilai Gagal Soal Kelangkaan Tabung Oksigen

Kelangkaan tabung oksigen untuk penanganan pasien Covid-19 menjadi salah satu persoalan yang dihadapi dalam penanganan pasien Virus Corona dalam beberapa waktu belakangan ini.

Chandra Iswinarno
Senin, 05 Juli 2021 | 18:12 WIB
Keras! DPR Minta Menkes Mengundurkan Diri, Dinilai Gagal Soal Kelangkaan Tabung Oksigen
Menkes Budi Gunadi Sadikin. (instagram @sekretariatkabinet)

SuaraKaltim.id - Kelangkaan tabung oksigen untuk penanganan pasien Covid-19 menjadi salah satu persoalan yang dihadapi dalam penanganan pasien Virus Corona dalam beberapa waktu belakangan ini.

Lantaran itu, Anggota Komisi IX DPR RI dari fraksi PKS Ansori Siregar meminta Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mundur dari jabatannya. Menurut Ansori, permintaan itu sebagai bentuk tanggung jawab kondisi yang terjadi saat ini.

Dia bahkan menyebut, salah satu kasus kelangkaan oksigen yang disorot Ansori terkait kabar meninggalnya 63 pasien di Rumah Sakit dr Sardjito.

"Di Rumah Sakit Sardjito dengan kekurangan oksigen gak tahu siapa yang bermain di oksigen ini gitu. Ya ini harus dipertanggungjawabkan untuk mempertanggunghawabkan ini, menkes harus mundur," kata Ansori dalam Rapat kerja Komisi IX dengan Menkes, Senin (5/7/2021).

Baca Juga:Pasien Covid-19 Meninggal karena Kurang Oksigen, Anggota DPR Minta Menkes Mundur

Dia mengemukakan, yang dilakukam saat ini bukan langkah pencegahan. Tindakan baru diambil, setelah kejadian kelangkaan oksigen terjadi, bukan pada saat sebelumnya.

"Jadi ini sedia payung sebelum hujan, ini sedia payung setelah hujan. Itu baru di Rumah Sakit Sardjito belum lagi di yang isoman-isoman," ujarnya.

RSUP Dr Sardjito memberikan penjelasan soal kelangkaan oksigen di rumah sakit (RS) tersebut yang dikabarkan berujung pada meninggalnya pasien Covid-19.

Direktur Utama RSUP Dr Sardjito Rukmono Siswishanto mengatakan, terkait pemberitaan yang menyebut ada 63 pasien meninggal merupakan akumulasi sejak Sabtu (3/7/2021) pagi sampai Minggu (4/7/2021) pagi.

"Dan tidak hanya pasien yang menggunakan oksigen atau Covid-19 saja yang meninggal. Sedangkan yang meninggal setelah oksigen central habis pukul 20.00 WIB, maka kami sampaikan jumlahnya 33 pasien," kata dia, Minggu (4/7/2021).

Baca Juga:Duh! Oksigen Langka, Stok di Rumah Sakit di Kota Tegal Hanya Cukup untuk Beberapa Jam

Pasien dalam jumlah tersebut bukan hanya pasien Covid yang harus dengan bantuan oksigen, tetapi terdapat pasien lainnya pula. Pasien-pasien yang memerlukan bantuan oksigen tetap tersuplai dengan oksigen tabung.

"Sehingga tidak benar jika meninggal tanpa dapat bantuan oksigen, tetapi proses meninggalnya karena kondisi
klinisnya yang memburuk," tegas Rukmono.

Budi juga merencanakan bakal melakukan impor tabung oksigen untuk memenuhi kebutuhan pasokan oksigen di ruang-ruang darurat tambahan di runah sakit. Rencana impor tabung oksigen itu, kata Budi sudah dikoordinasikan dengan Kementerian Perindustrian.

Sebelumnya Budi mengatakan pihaknya melihat ada sedikit isu menyoal distribusi oksigen yang tadinya dikirim menggunakan truk besar langsung dimasukan ke tangki besar liquid untuk didistribusikan ke jaringan oksigen, namun sekarang harus dilakukan dengan tabung.

"Sehingga kita juga dengan menteri perindustrian sudah berkoordinasi untuk impor tabung yang 6 meter kubik dan 1 meter kubik untuk memenuhi ruang-ruang darurat tambahan yang ada di rumah sakit," kata Budi.

Dari sisi distribusi, Budi sebelumnya juga menyadari bahwa produksi oksigen di Jawa Tengah paling sedikit. Terbanyak ada di Jawa Barat dan Jawa Timur. Sehingga perlu ada distribusi oksigen ke daerah tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini