alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Tiga Kabupaten-kota di Kaltim Transisi Televisi Digital, Mana Saja?

Ronald Seger Prabowo Minggu, 25 Juli 2021 | 09:50 WIB

Tiga Kabupaten-kota di Kaltim Transisi Televisi Digital, Mana Saja?
Ilustrasi televisi [shutterstock]

Tahap pertama transisi televisi digital dimulai pada 17 Agustus 2021.

SuaraKaltim.id - Tiga kabupaten dan kota di Kalimantan Timur yakni Kota Samarinda, Kota Bontang dan Kabupaten Kutai Kartanegara segera memulai transisi televisi digiltal atau penerapan Analog Switch Off ( ASO).

Kepala Diskominfo Provinsi Kaltim, Muhammad Faisal mengatakan tiga daerah tersebut masuk dalam 12 kabupaten/kota di Indonesia yang akan melaksanakan tahap pertama transisi televisi digital pada 17 Agustus 2021.

“Bangga dan beruntung Provinsi Kaltim termasuk dari lima provinsi terpilih untuk penerapan ASO ini pertama kali di Indonesia, tepatnya di kota Samarinda, kota Bontang dan Kabupaten Kutai Kertanegara yang kita sebut dengan zona Kaltim-1," kata Muhammad Faisal, Sabtu (25/7/2021).

Faisal mengatakan sebagai persiapan melaksanakan program tersebut akan dibagikan Set Top Box (STB) untuk warga miskin berdasarkan Data Terpadu Kesejakteraan Sosial (DTKS) milik Kementerian Sosial.

Baca Juga: PPKM Berlaku Hingga 8 Agustus, 8 Daerah di Kaltim Level 4

Faisal mengharapkan tiga daerah yakni Samarinda, Bontang dan Kutai Kartanegara berkoordinasi dengan Dinas Sosial dan juga Diskominfo di wilayahnya masing- masing.

“Dari 90.695 calon penerima untuk Tahap 1 ASO ini, sebanyak 29.368 penerima dialokasikan untuk daerah Kaltim-1 dengan rinciannya adalah untuk kota Samarinda sebanyak 7.219, kota Bontang 2.437 dan Kutai Kertanegara sebanyak 19.712 penerima," beber Faisal.

Faisal menjelaskan jika siarannya sudah digital maka dibutuhkan smart televisi atau internet TV untuk bisa menangkap siarannya.

“Dengan siaran digital masyarakat dapat menikmati sajian yang lebih bersih, jernih, berkualitas dan canggih, namun harus menggunakan Smart televisi pula," kata Faisal.

Ia menambahkan jika belum mempunyai Smart TV maka dibutuhkan sebuah alat lagi untuk bisa menangkap siarannya yang disebut dengan STB.

Baca Juga: Aman dan Nyaman, Ketersediaan Bahan Pokok Strategis Kaltim Melebihi Kebutuhan!!

" Nantinya STB ini akan dipasang antara antena dan televisi,” ujarnya mantan Kabag Humas Pemkot Samarinda ini menjelaskan.

Baca Juga

Berita Terkait