Akibatnya banyak warganet yang kemudian yang mengomentari persoalan serius tersebut. Seperti disampaikan akun Twitter @Dennysiregar7 yang me-mention Menteri BUMN Erick Thohir dalam cuitannya.
"Meskipun sudah jalani hukuman dan tdk melanggar peraturan, tapi ada yang namanya keputusan berdasarkan pertimbangan moral. Kang @erickthohir kalau koruptor dimanjakan spt ini, bagaimana pemberantasan korupsi di negara kita bisa berhasil?" tanyanya.
Pun warganet juga mempertanyakan pengangkatan eks koruptor tersebut dengan ramai-ramai mengingat keberadaan surat keterangan catatan kepolisian (SKCK) sebagai salah satu syarat kerja yang wajib dimiliki warga.
"Wouuiiiiii... akhlak pemimpin mana wouiiii? Lulusan SMK atau sarjana mau kerja kudu pake #SKCK Jadi komisaris eks napi koruptor pake #SKCK nggak tuh? Dasar nggak pake maluuuuu..." tulis akun @irwa********.
Baca Juga:Pengamat Duga Emir Moeis Sengaja Diangkat jadi Komisaris agar Tidak Ngoceh Perkara Korupsi
"Di loker komisaris BUMN ngga ada pake menyertakan fotokopi SKCK ya?" tulis akun @bita******.
Nada sindiran juga disampaikan akun Twitter lainnya yang menuliskan bedanya orang biasa dengan pejabat.
"Skck hanya untuk rakyat jelata. Orang gede mah ga perlu skck, salam aja udah jadi komisaris." tulis akun @est*******_