facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

DLH Samarinda Sebut 3 Sektor Terbesar Pencemaran Lingkungan, Apa Saja?

Denada S Putri Jum'at, 13 Agustus 2021 | 17:24 WIB

DLH Samarinda Sebut 3 Sektor Terbesar Pencemaran Lingkungan, Apa Saja?
Ilustrasi pencemaran lingkungan. [Istimewa]

Sumber pencemaran lingkungan terparah dari sektor pertambangan batu bara.

SuaraKaltim.id - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Samarinda menyebut pencemaran lingkungan tergolong parah bersumber dari sektor pertambangan batu bara. Disusul limbah minyak dari sektor perminyakan dan sektor industri.

Hal itu diungkapkan Kepala Seksi (Kasi) Pencemaran Lingkungan DLH Samarinda, Lilly Yurlianty. Dia mengatakan, salah satu sumbernya adalah kadar asam yang dihasilkan oleh tambang batu bara melalui sedimentasi aliran air saat hujan.

“Sebenarnya pencemaran lingkungan tambang batu bara cukup parah, karena kebanyakan tambang tidak memiliki izin lokasi pembuangan limbah. Sehingga kami kesulitan memantau secara berkelanjutan,” ungkapnya disadur dari kaltimtoday.co--Jaringan Suara.com, Jumat (13/8/2021).

Menurutnya, limbah yang dihasilkan sektor pertambangan sangat berdampak pada pencemaran lingkungan. Contohnya, pencemaran air sungai yang menjadi sumber bahan baku air minum, terancamnya ekosistem, dan kerusakan struktur tanah sehingga menimbulkan banjir.

Baca Juga: Geger Air Parit Warna Merah di Sungai Jawi Pontianak, Warga Resah

“Jenis limbah cair tambang yang dihasilkan dari sisa lumpur akibat proses penambangan juga sangat berbahaya bagi pencemaran lingkungan,” lugasnya.

Ilustrasi pencemaran air. [Istimewa]
Ilustrasi pencemaran air. [Istimewa]

Limbah Minyak

Tak hanya tambang, limbah yang dihasilkan dari sektor perminyakan juga sangat berdampak pada pencemaran. Hingga kerusakan lingkungan.

“Misalkan kapal milik PT Barokah Perkasa Grup yang diduga memuat minyak di dermaga Pulau Atas itu kami juga turun memastikan apakah ada pencemaran lingkungan,” ungkapnya.

Limbah Oli dari Bengkel

Baca Juga: Sungai Sejangkung Tercemar, Perusahaan Sawit Didesak Tanggung Jawab

Selanjutnya, minyak oli yang dihasilkan dari bengkel pun dikategorikan limbah yang dapat mencemari lingkungan.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait