facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Ini Pesan Menohok Megawati Untuk Para Kader PDI Perjuangan

Denada S Putri Selasa, 17 Agustus 2021 | 11:59 WIB

Ini Pesan Menohok Megawati Untuk Para Kader PDI Perjuangan
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. (tangkap layar/ist)

Baginya, perjuangan di tengah zona nyaman tetap harus dilakukan. Mengingat tak ada garansi bahwa zona nyaman yang dirasakan saat ini akan selalu ada.

SuaraKaltim.id - Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mengingatkan para kader untuk terus berjuang kendati saat ini berada di zona nyaman. Di mana berkat kemenangan dua kali Pemilu yang diraih partai berlambang banteng itu.

Menurut Megawati, apa yang dicapai saat ini merupakan perjuangan dari dahulu kala, di mana PDI lalu berubah menjadi PDI Perjuangan waktu itu masih dipandang sebelah mata.

"Ketika mereka mulai merasakan zona nyaman, itu padahal tidak menjadi sebuah hal yang tabu, kita silakan hidup dalam zona nyaman tapi jangan lupa oleh kenikmatan zona nyaman itu. Kita harus terus berjuang membangun, alhamdulillah kita bisa dua kali (pemenang pemilu). Dari partai yang dulu yang dulu selalu disebut partai rakyatlah, partai sendal jepitlah, partai gurem," kata Megawati secara daring dalam acara upacara kemerdekaan yang diselenggarakan DPP PDI Perjuangan, Selasa (17/8/2021) disadur dari Suara.com.

Perkataan Putri Proklamator itu tentu saja menohok. Baginya, perjuangan di tengah zona nyaman tetap harus dilakukan. Mengingat tak ada garansi bahwa zona nyaman yang dirasakan saat ini akan selalu ada.

Baca Juga: Christ Wamea Sindir PDIP: Depan Publik Semua Niat Berantas Korupsi, Tapi di Belakang...

"Coba bayangkan sekarang bisa seperti begini dan bertahan tapi kan tidak bisa. Tidak ada garansi sesuatu itu akan selalu ada, yang ada yang di Atas. Jadi kita harus berusaha terus, jadi jangan hanya ingin menikmati sebuah kehidupan zona nyaman itu," paparnya.

Megawati turut menceritakan terkait perjuangan PDI Perjuangan hingga sampai detik ini. Di mana Megawati dan para pengurus partai yang saat itu masih bernama PDI pernah merasakan susah dan jatuh bangun sebuah perjuangan.

"Saya selalu mengatakan, PDI itu ya itu, anak-anak PDI saya panggil anak-anak berarti dari yang dulu pun sampai sekarang. Saya kan gak pernah melupakan berbicara. PDI Perjuangan itu datang dari PDI. Jadi saya selalu ada kesinambungan selalu saya bilang dari PDI ke PDI Perjuangan," tandasnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait