alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Kaltim Kini Punya Dua Tempat Isoter, Tapi Kurang Tenaga Kesehatan untuk Pasien Covid-19

Chandra Iswinarno Jum'at, 20 Agustus 2021 | 06:45 WIB

Kaltim Kini Punya Dua Tempat Isoter, Tapi Kurang Tenaga Kesehatan untuk Pasien Covid-19
Asrama Atlet GOR Sempaja, Samarinda. [Dinas Perumahan dan Permukiman Kota Samarinda]

Lokasi isolasi terpadu (isoter) untuk pasien Covid-19 telah ditunjuk Pemprov Kaltim. Asrama atlet yang berada di Kompleks GOR Sempaja Kota Samarinda menjadi salah satunya.

SuaraKaltim.id - Lokasi isolasi terpadu (isoter) untuk pasien Covid-19 telah ditunjuk Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim). Asrama atlet yang berada di Kompleks GOR Sempaja Kota Samarinda menjadi salah satunya.

Penunjukan tersebut dilakukan usai dilakukan audit kelayakan secara teknis bangunan dan fasilitas yang dilakukan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) pada 16 Agustus 2021 lalu.

Meski begitu, hingga kini Dinas Kesehatan (Dinkes) Kaltim mengaku membutuhkan tambahan tenaga kesehatan untuk melayani pasien Covid-19 di isoter tersebut. Hal tersebut dikonfirmasi Kepala Dinkes Kaltim Padilah Mante Runa. Dia menjelaskan, sudah membuat surat permohonan bantuan tenaga kesehatan yang akan bertugas di lokasi isoter tersebut.

“Kami sudah bersurat ke Kemenkes. Mungkin hari ini dikirimnya. Kami meminta bantuan dokter, perawat. Kemudian juga terkait tempat tidur, obat-obatan, dan mobil ambulans. Apakah nanti disetujui atau tidak, ya kami tunggu saja,” ungkap Padilah seperti dikutip dari Kaltimtoday.co-jaringan Suara.com pada Kamis (19/8/2021).

Baca Juga: Kemenhub Bakal Siapkan Kapal Isoter untuk Pasien Covid-19 di Lampung dan Babel

Dia mengemukakan, realisasi isoter tersebut diminta sesegera dan secepat mungkin seperti diminta Presiden Jokowi.

Namun kecepatan pengadaan isoter tidak dibarengi dengan minat tenaga kesehatan (nakes) yang mau melayani pasien Covid-19.

Sebab, peminat sebagai nakes untuk penanganan Covid-19 di Kaltim cukup minim. lantaran banyak dari mereka yang takut.

“Kami sudah mengimbau ke pusat-pusat pendidikan kesehatan. Baik di Unmul atau Poltekkes. Tapi, kalau seandainya nanti ada bantuan dari pusat, kami terima saja. Kalau tidak, terpaksa kami yang mengusahakan,” lanjut Padilah.

Dia mengemukakan, saat ini pihaknya membutuhkan 8 dokter, 24 perawat, 1 apoteker, 1 asisten apoteker, 4 sanitarian, 10 petugas kebersihan, 12 petugas keamanan, 5 supir, 4 petugas administrasi rekam medis, dan 1 teknisi yang nantinya akan ditempatkan di lokasi isoter yang berada di GOR Sempaja, Kota Samarinda dan Asrama Haji Batakan Kota Balikpapan.

Baca Juga: Pemprov Kaltim Siapkan Anggaran Jaminan Bagi Anak-anak Yatim Piatu Akibat Covid-19

“Itu sudah termasuk di Asrama Haji Batakan Balikpapan dan Asrama Atlet Samarinda. Itu total keseluruhan. Berapa kebutuhan untuk Samarinda dan Balikpapan nanti tergantung tempat tidur,” tandasnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait